Ulfi Kamalia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

NILAI SOSIAL DAN RELIGI PROSESI BISOQ MENIK (CUCI BERAS) DALAM TRADISI MAULID ADAT BAYAN Hana Maulida Safitri hana; Sukma Maulida Afriani; Ulfi Kamalia; Wardhatul Sa’adah; Alfi Nur Hafiz; Hamidsyukrie ZM; Jepri Utomo
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 1 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i1.9796

Abstract

ABSTRAK Tradisi Bisoq Menik merupakan salah satu rangkaian dalam perayaan Maulid Adat Bayan di Desa Karang Bajo, Kabupaten Lombok Utara, yang mengandung nilai sosial dan religius yang tinggi. Prosesi mencuci beras oleh perempuan adat ini bukan sekadar ritual fisik, tetapi simbol kebersihan lahir dan batin serta bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur dan ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengungkap makna di balik ritual tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bisoq Menik mencerminkan integrasi antara nilai spiritual, nilai sosial, dan kearifan lokal masyarakat Sasak. Tradisi ini memperkuat solidaritas, menjaga stabilitas sosial, serta menjadi sarana pewarisan nilai budaya melalui mekanisme kontrol sosial yang ketat. Didasarkan pada teori fungsionalisme struktural Emile Durkheim, prosesi ini berfungsi menjaga keteraturan sosial dan identitas kolektif masyarakat di tengah arus modernisasi.
DEKONSTRUKSI MAKNA BAHASA DALAM TRADISI KEAGAMAAN WETU TELU MASYARAKAT BAYAN Wahyu Firman Agil; Siti Saniah; Sri Wahyuni; Sukma Maulida Afriani; Ulfi Kamalia; Hamidsyukrie ZM; Agung Firmansyah
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 03 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i03.9806

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna bahasa adat Bayan dalam tradisi keagamaan Wetu Telu masyarakat Lombok Utara menggunakan pendekatan etnografi linguistik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi linguistik untuk memahami bagaimana bahasa adat digunakan dalam aspek sosial dan budaya. Data diperoleh dari wawancara dengan tokoh adat, dan masyarakat setempat, serta melalui pengamatan atau observasi langsung di lokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa adat Bayan tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai simbol identitas budaya yang menyimpan makna spiritual, kosmologis, dan filosofis terkait hubungan manusia dengan Tuhan, alam, dan leluhur. Wetu Telu sendiri lebih dari sekadar praktik ritual, melainkan mencerminkan sistem kepercayaan yang kompleks dan bernilai tinggi. Namun, pengaruh modernisasi dan minimnya penggunaan bahasa adat berpotensi mengikis warisan budaya ini. Oleh karena itu, pelestarian bahasa dan pemahaman mendalam terhadap makna simboliknya sangat penting untuk menjaga keberlanjutan identitas budaya masyarakat Bayan di tengah dinamika zaman.