Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Penggunaan Antibiotik yang Bijak pada Masyarakat Kelurahan Purwodiningratan Surakarta Rolando Rahardjoputro; Hanugrah Ardya Crisdian Saraswati; Agnes Prawistya Sari; Adhi Wardhana Amrullah; Wahyu Rizky; Agustina Puji Lestari; Joko Kismanto; Nova Rahma Widyaningrum; Satwika Budi Sawitri; Inayatush Sholihah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1281

Abstract

Resistensi antibiotik merupakan momok yang mengancam kesehatan masyarakat di masa depan. Hal ini disebabkan karena penggunaan antibiotik yang tidak bijak, dan cenderung sembarangan. Berbagai upaya dari tingkat tenaga kesehatan sampai ke masyarakat telah dilakukan untuk mengontrol kejadian resistensi antibiotik / AMR (Antimicrobial Resistance). Tujuan dilakukannya pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat wilayah Kelurahan Purwodiningratan, Surakarta mengenai penggunaan antibiotik yang bijak. Metode penyuluhan dilaksanakan secara presentasi dengan bantuan media leaflet yang telah disiapkan sebelumnya. Penyuluhan dilaksanakan di Pendhopo Kelurahan Purwodiningratan dengan peserta penyuluhan adalah anggota PKK Kelurahan Purwodiningratan berjumlah 36 orang yang semuanya merupakan ibu rumah tangga. Hasil evaluasi peningkatan pengetahuan masyarakat dengan teknik pretest-posttest control group menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 22% terhadap materi penyuluhan yang telah disampaikan. Kesimpulannya kegiatan edukasi masyarakat ini diterima dengan baik oleh peserta kegiatan dan terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai materi edukasi yang telah disampaikan.
Penyuluhan Masyarakat Mengenai Penyakit Pneumonia di Kecamatan Jebres Surakarta Rolando Rahardjoputro; Hanugrah Ardya Crisdian Saraswati; Agnes Prawistya Sari; Adhi Wardhana Amrullah; Joko Santoso; Joko Kismanto; Mellia Silvy Irdianty; Hutari Puji Astuti; Ernawati Ernawati; Inayatush Sholihah; Nova Rahma Widyaningrum
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1283

Abstract

Penyakit pneumonia merupakan penyakit yang sampai sekarang masih menjadi beban kesehatan di negara berkembang termasuk negara Indonesia. Masih banyak masyarakat yang belum memahami mengenai hakikat penyakit pneumonia sehingga masih banyak yang percaya mitos yang tidak benar tentang penyakit pneumonia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penyakit pneumonia agar masyarakat faham dan mampu menyikapinya dengan bijak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan langsung pada suatu kelompok masyarakat. Kegiatan ini diawali dengan menyusun media leaflet yang sesuai untuk dibagikan kepada peserta kegiatan. Penyuluhan dilaksanakan di Pendhopo Kelurahan di sore hari menggunakan media leaflet dan proyektor. Kegiatan ini telah dilaksanakan di Kelurahan X, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta dengan sasaran peserta penyuluhan adalah ibu – ibu kelompok PKK Kelurahan sebanyak 59 peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan metode pretest – posttest. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan berupa peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit pneumonia dengan parameter ukur kuesioner model pre-posttest. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah bahwa penyuluhan langsung dalam suatu kelompok masyarakat dapat meningkatkan pengetahuannya mengenai penyakit pneumonia.
ANALISISS PELAKSANAAN PELAYANAN HANDLING COMPLAINT BERDASARKAN PERSPEKTIF PETUGAS DAN PASIEN DI RUMAH SAKIT Sely Aprianda Syah Putri; Joko Kismanto; Hasna’ Nisa Ul Mufidah
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 2 (2026): Vol. 8 No. 2 Edisi 3 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i2.3721

Abstract

Complaint handling in hospitals plays an important role in maintaining the quality of medical services and improving patient satisfaction. Data from the Ministry of Health (Kemenkes) shows that over the past two years, patient complaints have increased by 15% in various health facilities. Hospitals with responsive complaint teams can increase patient satisfaction by up to 25%, which has a positive impact on the hospital's image. Data from the 2018 Basic Health Survey (Riskdas) shows that 40% of hospitals in Indonesia do not yet have consistent standard procedures for handling complaints. This study aims to analyze the implementation of complaint handling in hospitals by examining the perceptions and experiences of staff and patients in order to provide appropriate recommendations for improving the hospital complaint management system. The type of research used in this study is a mixed method with a cross-sectional research design. The results show that the stages of complaint handling are procedurally in place but have not been implemented consistently. Most officers stated that the reporting system was easy to use (75%), but only 25% had ever attended training. From the patient's perspective, the indicator with the highest satisfaction was the empathy and communication of staff (71.1%), while fairness in complaint resolution received the lowest score (58.9%). Bivariate analysis showed a significant relationship between perceptions of complaint handling and patient satisfaction (p=0.022; RP=2.784). The main obstacles for staff were high workloads and lack of training, while patients complained about lack of transparency and fear of voicing complaints. There is a perception gap between staff and patients regarding the complaint system. Strengthening training, workload management, and system transparency is essential to improve customer trust and satisfaction.Keywords: Handling Complaint, Service Quality