Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR DI LINGKUNGAN RUMAH TANGGA: STUDI PENGABDIAN MASYARAKAT DI DESA PULO KEMIRI (BATU BULAN ASLI) Nelly Masna Barus; Khalikul Fadli; Mutiara Hikmah
Journal of Golden Generation Health Vol. 1 No. 2 (2025): November 2025 : Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v1i1.29

Abstract

Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan langkah strategis dalam mencegah penyakit menular di tingkat rumah tangga, terutama di wilayah pedesaan yang masih terbatas dari segi fasilitas sanitasi dan akses informasi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik PHBS warga Desa Pulo Kemiri (Batu Bulan Asli) melalui edukasi langsung, pendampingan kader kesehatan, dan penyuluhan berbasis komunitas. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pembagian media edukatif, demonstrasi cuci tangan, dan monitoring perilaku pasca intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman warga tentang PHBS, dengan perubahan positif dalam kebiasaan mencuci tangan, pengelolaan sampah rumah tangga, dan penggunaan jamban sehat. Program ini efektif dan direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkala guna memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat.
Dukungan Petugas Kesehatan Terhadap Proses Keberhasilan Pengobatan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)dalam Memberikan Perawatan yang Dibutuhkan Pasien Syaiful Bachri; Nelly Masna Barus; Mutiara Hikmah; Khalikul Fadli; Rahmat Pannyiwi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3270

Abstract

Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) memerlukan dukungan menyeluruh untuk mencapai keberhasilan pengobatan. Dukungan petugas kesehatan menjadi salah satu faktor krusial yang dapat meningkatkan kepatuhan pengobatan, mengurangi stigma, serta memperbaiki kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan bentuk dukungan petugas kesehatan terhadap keberhasilan pengobatan ODGJ dalam memberikan perawatan yang dibutuhkan pasien. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan desain cross-sectional pada 120 responden yang terdiri dari petugas kesehatan dan keluarga pasien ODGJ di wilayah kerja Puskesmas X. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan petugas kesehatan dan observasi kepatuhan pengobatan pasien. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan petugas kesehatan dengan keberhasilan pengobatan ODGJ (p<0,05). Bentuk dukungan yang paling berpengaruh adalah dukungan emosional, informasi, dan instrumental, termasuk pemantauan terapi, edukasi keluarga, dan kunjungan rumah. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa dukungan petugas kesehatan memiliki peran penting dalam keberhasilan pengobatan ODGJ dan harus menjadi bagian integral dari pelayanan kesehatan jiwa di tingkat primer.
Pengaruh Faktor Lingkungan dan Perilaku Terhadap Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Daerah Endemis Eyastuti Azis; Masrikat Maya Diana Claartje; Syafruddin; Yermi; Khalikul Fadli
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7241

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di daerah endemis. Faktor lingkungan, seperti genangan air dan kondisi sanitasi, serta perilaku masyarakat, seperti penggunaan kelambu dan pengelolaan sampah, diduga memengaruhi kejadian DBD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor lingkungan dan perilaku terhadap kasus DBD di daerah endemis. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 150 rumah tangga di wilayah endemis DBD, yang diambil secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner perilaku masyarakat, pengamatan kondisi lingkungan, dan catatan kasus DBD dari puskesmas setempat. Analisis data menggunakan regresi logistik untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian DBD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan dengan genangan air permanen (OR=3,45; 95% CI: 1,72–6,92) dan perilaku tidak rutin membersihkan lingkungan (OR=2,78; 95% CI: 1,34–5,78) secara signifikan meningkatkan risiko kasus DBD. Faktor lain seperti penggunaan kelambu dan penutup bak air juga berpengaruh, namun tidak signifikan secara statistik. Faktor lingkungan dan perilaku masyarakat berperan penting dalam kejadian DBD. Intervensi promotif dan preventif yang menyasar perubahan perilaku serta perbaikan lingkungan dapat menurunkan risiko penyakit.