Jurnal Ilmiah Ultras
Vol 1 No No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes

STRATEGI PENGEMBANGAN BUDIDAYAKERANG HIJAU (Perna viridisL)DENGAN METODE FLOATING BOX BERBASIS KEMITRAANDI KAWASAN PANTAIKARANGDEMPEL KABUPATEN BREBES

Suyono (Universitas Pancasakti Tegal)
Narto (Universitas Pancasakti Tegal)



Article Info

Publish Date
15 Jan 2024

Abstract

 Perairan pantai Karangdempel, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes sangat strategisuntuk dijadikan kawasan pengembangan budidaya kerang hijau(Perna viridis L.).Tujuanpenelitian ini meliputi : 1. Menentukan luas wilayah beserta daya dukung lingkungan perairanpantai yang layak untuk budidaya kerang hijau; 2. Merumuskan strategi pengembanganbudidaya kerang hijauberbasis daya dukung lingkungan dengan pola kemitraan di kawasanperairan pantai Karangdempel, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.Penelitian ini dilaksanakanselama dua bulan pada Oktober-Nopember 2016. Penelitian ini menggunakan metodeeksperimen secara observatif. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakananalisis SWOTdalam penyusunan strategi pengembangan budidaya kerang hijau. Hasil penelitianmenunjukan bahwa : 1) Budidaya kerang hijau dengan metode floating box menunjukanpertumbuhan yang positif. Antisipasi perlu dilakukan terhadap adanya potensipencemaran/kandungan logam berat yang terbawa aliran Sungai Cisanggarung; 2)Areal potensialpengembangan budidaya kerang hijau seluas 5 – 10 hektar dari sekitar 30 hektar luas perairanpantai Karangdempel. Strategi pengembangan budidaya kerang hijau di perairan pantaiKarangdempel direkomendasikan sebagai berikut : 1) Pemberdayaan kelompok masyarakatdalam membudidayakan kerang hijau ; 2) Pengaturan kegiatan budidaya kerang hijau secaraterpadu dengan kegiatan lainnya. 3)Peningkatan daya saing kerang hijau Karangdempel; 4)Pelibatan lembaga penelitian untuk mengantisipasi dan mengatasi potensi kandungan logamberat pada kerang hijau; 5) Koordinasi lintas ekologis dan administratif denganpemerintah/masyarakat wilayah perbatasan untuk meminimalisasikan konflik kepentingan. 

Copyrights © 2018