Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implikasi Program Keluarga Harapan (PKH)pada angka kemiskinan di Kabupaten Brebes. Metode pengumpulan dilakukan denganwawancara, observasi, studi pustaka dan penggalian informasi tertulis dari sumber resmiyang relevan, serta Focus Group Discusion (FGD). Lokasi penelitian ini adalah 7Kecamatan dengan cakupan 10 desa yang tergolong dalam wilayah merah. Hasil analisismenunjukkan bahwa keluarga sangat miskin di Kabupaten Brebes tergolong dalamkelompok kemiskinan absolut yang dipicu oleh rendahnya tingkat pendidikan. Temuan lainadalah sebagian besar PKH telah disalurkan tepat sasaran walaupun masih terdapatsebagian kecil keluarga yang tidak layak menerima PKH. Keberadaan PKH hanya sedikitmenurunkan kemiskinan dengan tingkat korelasi -0,189. Keluarga Penerima Manfaat(KPM) menerima satu sampai dua jenis PKH, serta menerima PKH rata – rata dua tahunlebih. Pola konsumsi pembelanjaan KH sebagian besar dgunakan untuk kebutuhan pokokdan biaya sekolah. Hasil lainnya adalah hanya sedikit KPM yang memiliki kesadaranbahwa mereka tidak layak menerima PKH. Kinerja pendamping dipandang cukup baik.KPM sebagian besar merasa puas dengan kinerja pendamping PKH, namun masihmembutuhkan tambahan jumlah pendamping PKH di masa yang akan datang.