Novi Tiara
Universitas Muhammadiyah Kudus

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH HEAD MASSAGE THERAPY TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Noor Chandiq Kurniawan; Novi Tiara
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i1.2200

Abstract

AbstrakTahun 2020 jumlah lanju usia diperkirakan mencapai angka 28,8juta orang dengan umur harapan hidup 71,7tahun. Penuaan tidak dapat dihindari dan terjadi perubahan seiring dengan bertambahnya usia sehingga mengakibatkan penyakit yang menyertainya. Penyakit Hipertensi sebagai penyebab utama kematian dini di dunia. Di tahun 2020 sekitar 1,56 miliar orang dewasa akan hidup dengan hipertensi. mencegah terjadinya komplikasi yang diakibatkan hipertensi maka perlu adanya pengelolaan yang tepat dengan pendekatan non farmakologi salah satunya aktivitas fisik dengan relaksasi dan massage. Head massage bisa memberikan efek relaksasi dikarenakan sentuhan pada permukaan kulit bisa memperlancar peredaran darah, konsentrasi meningkat dan merangsang pelepasan hormon endorphin secara alami. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh Head Massage Therapy terhadap penurunan tekanan darah pada lanjut usia. Jenis penelitian quasi eksperimen. Metode pendekatan cross sectional. Populasi 52 lansia, sampel 38 responden dengan Simple randomsampling. Analisa data menggunakan uji univariat dan bivariat dengan uji paired sample t-test. Hasil Penelitian pengaruh head massage therapy terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di Desa Tasik Agung Rembang yaitu pvalue=0,000 sehingga disimpulkan ada pengaruh head massage therapy terhadap penurunan tekanan darah pada lanjut usia di Desa Tasik Agung Rembang.
PEMBERIAN JUS BUAH NAGA MENURUNKAN KADAR GULA DARAH PADA KLIEN DIABETES MELLITUS Trianita Siwi Utami; Sukesih Sukesih; Muhamad Jauhar; Lasmini Lasmini; Novi Tiara
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 1 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i1.2514

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) menjadi masalah kesehatan yang mengancam kehidupan masyarakat di dunia ditandai dengan meningkatnya angka morbiditas dan mortalitas akibat penyakit DM yang berhubungan dengan gaya hidup tidak sehat. Dampak DM yang terjadi yaitu berbagai macam komplikasi penyakit, disabilitas, dan kematian. Salah satu intervensi non farmakologi yang dapat mengontrol kadar gula darah yaitu pemberian jus buah naga sebagai salah satu terapi komplementer. Tujuan penelitian ini yaitumenganalisis pengaruh jus buah naga terhadap kadar gula darah pada klien DM. Desain penelitian menggunakan Quasi Experiment dengan pendekatan pre dan post-test with control group. Jumlah sampel sebanyak 19 responden untuk masing-masing kelompok intervensi dan kontrol. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Juli 2024 di wilayah kerja Puskesmas Ngemplak Kabupaten Kudus. Pemberian jus buah naga dilakukan sebanyak 2 kali/hari selama 7 hari. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan glukometer dengan merk Easy Touch Type ET-301. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney.Terdapat pengaruh pemberian jus buah naga terhadap kadar gula darah pada klien DM dengan nilai p = 0,000 (p0,05). Pemberian jus buah naga dapat menurunkan kadar gula darah. Oleh karena itu klien DM diharapkan dapat mengkonsumsi jus buah naga sebagai intervensi mandiri dalam menurunkan kadar gula darah. Bentuk intervensi ini dapat diintegrasikan dalam upaya Kesehatan masyarakat di wilayah kerja puskesmas melalui program prolanis atau posbindu penyakit tidak menular.
WORKLOAD AND UNIVERSAL PRECAUTIONS COMPLIANCE AMONG HEALTH WORKERS IN AN EMERGENCY ROOMS Novi Tiara; Diah Irawati; Umi Faridah; Muhamad Jauhar
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 2 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i2.2597

Abstract

Healthcare-associated infections (HAIs) are prevalent in nearly all healthcare facilities worldwide. The most effective way to prevent these infections is to implement universal precautions during patient care in hospitals consistently. In Indonesia, the reported incidence of HAIs is significantly higher than the rates in developed countries. Several risk factors influence the occurrence of HAIs, including advanced age, compromised immune systems, disruptions to anatomical barriers, the presence of implanted foreign objects, and changes in normal microflora caused by antibiotic use. If not addressed promptly, non-compliance with Universal Precautions can lead to various adverse outcomes for patients, including potential disability or even death. This research aims to analyze the relationship between workload and compliance with the implementation of Universal Precautions among healthcare workers. The study used an analytic correlation design with a cross-sectional approach, targeting healthcare staff working in the Emergency Department of Bhakti Wira Tamtama Hospital in Semarang, totaling 33 participants. A total sampling technique was used for participant selection. The research utilized a workload questionnaire and an observation sheet for Universal Precaution compliance. Data analysis using the Chi-Square test revealed a significant relationship between workload and compliance with Universal Precautions among healthcare workers, with a p-value of 0.000 (p0.05). The findings of this study highlight the importance of providing additional education for healthcare workers who have limited knowledge and awareness of Universal Precautions to enhance compliance and reduce the incidence of HAIs.