Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN GIZI ANAK USIA DINI MELALUI KREASI MENU ISI PIRINGKU Muhammad Ridwanto; Muhammad Purnomo; Rizki Widyan Aisya
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2559

Abstract

Permasalah gizi saat ini masih menjadi masalah kesehatan, karena telah mengalami triple burden di usia dini. Sebanyak 1 dari 5 anak balita mengalami stunting, 1 dari 12 anak balita mengalami wasting dan 1,9 juta anak balita mengalami kegemukan. Perlu adanya program upaya pencegahan untuk tidak terjadinya masalah gizi kurang melalui peningkatan gizi anak usia dini melalui kreasi menu isi piringku. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam menyediakan kreasi menu gizi seimbang sesuai dengan pedoman isi piringku pada anak usia dini. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan secara tatap muka dengan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi. Sebanyak 30 ibu yang mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat. Edukasi dan diskusi diberikan selama 20 menit dan kegiatan demonstrasi dalam menyusun kreasi menu selama 30 menit. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah bahwa sebagian besar ibu telah mengalami peningkatan pengetahuan dan peningkatan ketarampilan dalam menyusun kreasi menu isi piringku. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini bahwa peningkatan gizi anak usia dini melalui edukasi dan demonstrasi dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu dalam menyusun kreasi menu gizi seimbang isi piringku. Kata kunci: Peningkatan Gizi, Usia Dini dan Kreasi Menu
PEMBERDAYAAN KELUARGA REMAJA MELALUI EDUKASI SEKSUALITAS DAN KETRAMPILAN PEMBUATAN LILIN LIMBAH AROMATERAPI Muhammad Ridwanto; Zunia Khairunnisa; Dwi Astuti; Umi Faridah; Septiani Septiani; Lailatul Farikhah; Heny Siswanti; Anis Solikhah; Muhammad Khoirurosyid
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2213

Abstract

Remaja memiliki peranan penting bagi sumber daya manusia suatu kemajuan bangsa. Akan tetapi, saat ini remaja masih dihadapkan berbagai masalah seksualitas. Sebanyak 8% remaja pria dan 2% wanita di usia 15-24 tahun telah melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Sebanyak 11% diantaranya mengalami kehamilan yang tidak diinginkan dan berisiko tertularnya penyakit HIV/AIDS. Perlu adanya upaya program pencegahan perilaku seksual berisiko tertularnya penyakit HIV/AIDS. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemberdayaan keluarga remaja melalui edukasi seksualitas dan ketrampilan pembuatan lilin limbah aromaterapi. Pengabdian ini dilakukan secara tatap muka berbentuk ceramah, diskusi dan workshop. Sebanyak 22 orang terdiri dari ibu PKK dan BKK. Diberikan edukasi penyuluhan selama 15 menit dan pretest dan post test. Kegiatan workshop ketrampilan pembuatan lilin limbah aromaterapi selama 30 menit. Didapatkan sebagian besar keluarga remaja memiliki tingkat pengetahuan yang baik setelah diberikan edukasi seksualitas dan mampu membuat ketrampilan pembuatan lilin limbah aromaterapi. Kesimpulan pengabdian ini bahwa pemberdayaan keluarga remaja melalui edukasi seksualitas dan ketrampilan pembuatan lilin limbah efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan skill bagi keluarga remaja. Kata kunci: Pemberdayaan keluarga remaja, seksualitas dan lilin
INOVASI PENGELOLAAN SAMPAH ECOBRICK SEBAGAI PENCEGAHAN KEJADIAN BALITA STUNTING Muhammad Ridwanto; Tita Latifah Ahmad; Ahmad Afif; Nurani Puspa Ningrum; Purbowati Purbowati; Muhammad Purnomo
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 1 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i1.1990

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang sampai saat ini masih menjadi permasalahan kesehatan. Faktor yang menjadi penyebab adalah ketahanan pangan, lingkungan sosial yang terkait dengan praktik pemberian makanan bayi dan anak, akses terhadap pelayanan kesehatan untuk pencegahan dan pengobatan, serta kesehatan lingkungan yang meliputi ketersedian sarana air bersih dan sanitasi lingkungan terkait pengelolan sampah. Karena sampah saat ini masih menjadi permasalahan lingkungan yang mempengaruhi permasalahan kesehatan dan permasalahan sampah ini timbul karena produksi dan pengelolaan sampah tidak seimbang serta daya dukung alam sebagai tempat pembuangan samaph semakin menurun. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai pencegahan stunting dan penanganannya serta ketrampilan dalam mengelola sampah berupa inovasi yang sederhana, mudah dan bermanfaat untuk mencegah kejadian stunting. Kegiatan ini dilakukan secara tatap muka berbentuk ceramah, diskusi dan workshop. Sebanyak 30 orang terdiri dari Ibu Kader Posyandu dan Ibu PKK. Diberikan edukasi penyuluhan selam 15 menit dan pre test serta post tes. Kegiatan workshop ecobrick selam 45 menit. Didapatkan sebagian besar Ibu Kader Posyandu dan PKK memiliki tingkat pengetahuan yang baik setelah diberikan edukasi dan mampu membuat inovasi pengelolaan sampah berupa ecobrick. Kesimpulan edukasi berupa penyuluhan pencegahan dan penanganannya serta pemberdayan masyarakat melalui pelatihan inovasi ecobrick memlili pengaruh yang besar untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam menutunkan angka stunting.Kata Kunci: Pengelolaan sampah, Ecobrick dan Stunting