Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Melek Huruf, Melek Karakter: Program Literasi untuk Anak Sekolah Dasar Retno Sulistiyaningsih; Rizka Fibria Nugrahani; Jati Fatmawiyati; Ali Syahidin Mubarok; Nor Fatmah; Gerry Olvina Faz
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 2 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i2.7352

Abstract

Wilayah rawan narkoba menjadi lingkungan berisiko bagi perkembangan literasi dan karakter anak. Berdasarkan hasil asesmen awal, ditemukan bahwa 65% anak di Kampung X belum mencapai standar minimum kemampuan membaca dan menulis sesuai tingkat kelasnya. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi dasar dan nilai karakter positif anak di Kampung X. Metode yang digunakan meliputi pemberian booklet edukatif kepada guru dan orang tua serta pelatihan komunikasi asertif kepada 32 anak usia sekolah dasar. Evaluasi dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi perilaku sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan anak menyampaikan pendapat (71,9%), menolak ajakan negatif (68,8%), dan menyelesaikan konflik secara positif (62,5%). Anak-anak juga menunjukkan peningkatan dalam aspek kejujuran, empati, dan tanggung jawab. Intervensi berbasis komunikasi asertif terbukti efektif membangun karakter dan literasi sosial emosional. Program ini menunjukkan pentingnya pendekatan terpadu dalam membina ketahanan anak di lingkungan berisiko.
Implementasi Konseling Humanistik Abraham Maslow dalam Mengatasi Krisis Identitas pada Remaja Norsafitri Meilisa Fuja; Halimah Halimah; Nor Fatmah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi konseling humanistik Abraham Maslow dalam mengatasi krisis identitas pada remaja. Ruang lingkup penelitian ini berfokus pada bagaimana praktik konseling berbasis hierarki kebutuhan Maslow diterapkan dalam konteks nyata serta dampaknya terhadap perkembangan pribadi dan sosial remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian remaja dan konselor. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang komprehensif dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi konseling humanistik mampu membantu remaja dalam mengenali potensi diri, memenuhi kebutuhan psikologis, serta membentuk identitas diri yang lebih stabil. Proses konseling yang menekankan empati, penerimaan, dan dukungan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepercayaan diri remaja. Selain itu, pemenuhan kebutuhan dari tingkat dasar hingga aktualisasi diri berperan penting dalam mengurangi permasalahan sosial dan perilaku menyimpang. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan konseling humanistik efektif dalam membantu perkembangan identitas dan fungsi sosial remaja, serta penting diterapkan secara holistik dalam praktik bimbingan dan konseling.
Implementasi Konseling Humanistik Abraham Maslow dalam Mengatasi Krisis Identitas pada Remaja Norsafitri Meilisa Fuja; Halimah Halimah; Nor Fatmah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi konseling humanistik Abraham Maslow dalam mengatasi krisis identitas pada remaja. Ruang lingkup penelitian ini berfokus pada bagaimana praktik konseling berbasis hierarki kebutuhan Maslow diterapkan dalam konteks nyata serta dampaknya terhadap perkembangan pribadi dan sosial remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian remaja dan konselor. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang komprehensif dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi konseling humanistik mampu membantu remaja dalam mengenali potensi diri, memenuhi kebutuhan psikologis, serta membentuk identitas diri yang lebih stabil. Proses konseling yang menekankan empati, penerimaan, dan dukungan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepercayaan diri remaja. Selain itu, pemenuhan kebutuhan dari tingkat dasar hingga aktualisasi diri berperan penting dalam mengurangi permasalahan sosial dan perilaku menyimpang. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan konseling humanistik efektif dalam membantu perkembangan identitas dan fungsi sosial remaja, serta penting diterapkan secara holistik dalam praktik bimbingan dan konseling.