Sevina Ayu Wulandari
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Penerapan Sistem Hukum Waris Patrilineal dalam Masyarakat Adat Bali Sevina Ayu Wulandari; Fahriza Dhya Kusuma
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara Indonesia memiliki kemajemukan budaya, suku, bahasa serta agama yang menjadi daya tarik tersendiri. Setiap wilayahnya memiliki keunikan adat istiadat masing-masing bebarapa wilayah di Indonesia masih menjunjung serta mempertahankan nilai adatnya salah satunya adalah adat Bali. Penerapan hukum adat Bali masih sangat kental terlebih dalam sistem kewarisan adat Bali. Seperti yang kita tahu bahwa sistem kewarisan di Bali menggunakan sistem patrilineal yang mana hal tersebut berpengaruh terhadap kedudukan perempuan yang mana kedudukan perempuan tidak diuntungkan dalam pembagian harta kewarisan sedangkan kedudukan anak laki-laki berada pada posisi yang dominan. Dengan demikian penelitian ini membahas tentang sistem kewarisan hak wanita dalam hukum adat Bali. Adapun menegenai metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan normatif kepustakaan, yang mana metode kajian hukum yang dilakukan melalui kajian terhadap bahan pustaka yang ada. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan tidak punya hak untuk menjadi ahli waris dan tidak memiliki kewajiban untuk melanjutkan silsilah keluarga, sebab setelah menikah, anak perempuan akan luruh ke dalam silsilah keluarga suaminya.
Analisis Kewenangan Hakim dalam Mengadili Sengketa Kepemilikan atas Objek Waris di Pengadilan Agama (Exceptie Van Onbenveogheid) Teddy Prima Anggriawan; Sevina Ayu Wulandari; Kendra Kaulika Aliyah; Silvia Anggriyani Agustina
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 4 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities (IJSSH)
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewenangan yang dimiliki oleh hakim di Pengadilan Umum dan Pengadilan Agama tidak jauh berbeda. Keberadaan dari Pengadilan agama tersebut merupakan suatu wujud lex specialis dari keberadaan hukum Islam di Indonesia. Sehingga dalam hal ini Pengadilan agama memiliki keterbatasan dalam menangani serta mengadili suatu perkara yang diajukan. Sebagaimana yang terdapat dalam Pasal 49 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 Tentang Peradilan Agama yang menyatakan bahwa “Pengadilan Agama bertugas dan berwenang memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara di tingkat pertama antara orang-orang yang beragama islam di bidang perkawinan, waris, wasiat, hibah, zakat, infaq, shadaqah, dan ekonomi syariah.”
Implikasi Hukum Privasi Data Internasional terhadap Pilihan Konsumen dalam Penggunaan E-Commerce Lintas Negara Sevina Ayu Wulandari; Kendra Kaulika Aliyah; Aulia Nur Faradilla; Silvia Anggriyani Agustina
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 4 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities (IJSSH)
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi telah mengubah pola transaksi melalui e-commerce, memunculkan kekhawatiran terkait perlindungan data pribadi konsumen. Regulasi seperti GDPR, CCPA, dan UU PDP 2022 di Indonesia berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dengan memastikan keamanan dan transparansi data. Penelitian ini mengkaji pengaruh regulasi privasi data terhadap kepercayaan konsumen dan persaingan platform e-commerce, serta tantangan dalam implementasinya. Hasil menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap regulasi tidak hanya melindungi konsumen tetapi juga memperkuat daya saing platform. Strategi holistik, termasuk investasi teknologi dan transparansi data, diperlukan untuk membangun ekosistem e-commerce yang berkelanjutan.