Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : jurnal dimensi

Kelestarian Lingkungan Dan Kesejahteraan Keluarga Petani Melalui Strategi Bringing Environmental State Back In Environmental Sustainability And Family Farming Welfare Through The Bringing Environmental State Back In Strategy Susilo, Joko Hadi; Sari, Shafira Niken; Azizi, M. Sholahudin; Atmaja, Dimas Surya
JURNAL DIMENSI Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Dimensi (March 2026)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v15i1.8880

Abstract

Latar belakang penelitian ini berangkat dari kondisi semakin melemahnya peran negara dalam pengelolaan sumber daya alam, yang berdampak pada meningkatnya kerusakan lingkungan dan menurunnya kesejahteraan keluarga petani. Pendekatan pembangunan yang terlalu bertumpu pada mekanisme pasar dinilai tidak mampu menjawab kompleksitas masalah tersebut. Oleh karena itu, perlu adanya strategi Bringing Environmental State Back In, yaitu mengembalikan peran aktif negara dalam regulasi, perlindungan, dan pemberdayaan lingkungan, untuk mendukung keberlanjutan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara penguatan peran negara dalam pengelolaan lingkungan dengan kesejahteraan keluarga petani, serta mengidentifikasi strategi efektif yang dapat mengintegrasikan perlindungan lingkungan dan peningkatan ekonomi petani secara simultan. Penelitian ini juga bertujuan memberikan rekomendasi kebijakan berbasis temuan empiris sebagai landasan pembangunan berkelanjutan di sektor pertanian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan studi kasus di wilayah pertanian yang mengalami degradasi lingkungan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telaah dokumen kebijakan, lalu dianalisis dengan model analisis interaktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini meliputi pemetaan strategi negara dalam menjaga kelestarian lingkungan berbasis kebutuhan petani, penyusunan model intervensi negara yang mampu mengintegrasikan pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan petani, serta rekomendasi konkret untuk penyusunan kebijakan daerah dan nasional yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
PENGARUH GREEN INOVATION, KAPASITAS OPERASIONAL, DAN LIMPAHAN TEKNOLOGI TERHADAP KINERJA USAHA TANI BELIMBING DI KABUPATEN TUBAN Putri, Defi Tristio; Sari, Shafira Niken; Fitri, Amalia Adila; Sari, Indah Novita
JURNAL DIMENSI Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Dimensi (March 2026)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v15i1.8755

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kapasitas operasional, inovasi hijau, dan spillover teknologi terhadap kinerja budidaya belimbing di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sebanyak 137 petani dari Desa Glagahsari dan Tasikmadu dipilih sebagai responden karena daerah-daerah ini merupakan pusat produksi belimbing utama di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh langsung kapasitas operasional, inovasi hijau, dan spillover teknologi terhadap kinerja pertanian, serta untuk mengevaluasi peran mediasi inovasi hijau dalam memperkuat hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Dengan menggunakan pendekatan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS 3, penelitian ini memberikan penilaian komprehensif terhadap jalur kausal dan relevansi prediktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas operasional yang tercermin dalam kemampuan petani untuk mengelola sumber daya, meningkatkan keterampilan, dan menerapkan teknik budidaya yang efektif secara signifikan meningkatkan kinerja pertanian. Inovasi hijau, yang mencakup praktik ramah lingkungan dan pemanfaatan sumber daya yang efisien, juga menunjukkan pengaruh positif yang kuat dan berkontribusi pada keberlanjutan jangka panjang. Dampak limpahan teknologi muncul sebagai faktor paling dominan yang memengaruhi kinerja, menekankan pentingnya transfer pengetahuan, akses ke teknologi modern, kolaborasi eksternal, dan difusi inovasi di kalangan petani. Selain itu, inovasi hijau secara signifikan memediasi pengaruh kapasitas operasional dan limpahan teknologi terhadap kinerja pertanian, sehingga memperkuat efek totalnya. Temuan ini menggarisbawahi perlunya memperkuat keterampilan operasional petani, mendorong adopsi inovasi hijau yang lebih luas, dan meningkatkan akses ke teknologi pertanian modern. Para pembuat kebijakan, lembaga pertanian, dan pemerintah daerah didorong untuk memberikan dukungan yang lebih kuat untuk mendorong pertanian belimbing yang berkelanjutan, produktif, dan kompetitif di Kabupaten Tuban.