Hawa Dwi Pitrisia
Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Konflik di Kementerian Perdagangan: Implementasi, Tantangan, dan Upaya Penyelesaian dalam Mendukung Tata Kelola Birokrasi Hawa Dwi Pitrisia; Zahratul Khairia; Syalwa Prasauma Armeni; Sukma Julita; Syamsir Syamsir; Deti Rahmah Hidayati; Zinatul Hayati Eka Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas implementasi manajemen konflik di Kementerian Perdagangan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola birokrasi yang responsif dan akuntabel. Berbagai strategi diterapkan, mulai dari penguatan komunikasi internal, digitalisasi layanan, hingga penerapan regulasi dan budaya kerja kolaboratif. Namun, implementasi tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan seperti struktur birokrasi yang hierarkis, kesenjangan kompetensi pegawai, dan keterbatasan integrasi sistem digital. Upaya penyelesaian konflik juga dilakukan melalui mekanisme Online Dispute Resolution (ODR), SOP, serta pendekatan mediasi untuk memastikan pelayanan publik berjalan efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa manajemen konflik yang efektif membutuhkan kombinasi instrumen teknis, peningkatan kapasitas aparatur, dan komitmen perubahan budaya organisasi.
Peran Data Kependudukan dan Tata Kelola Hutan dalam Pembangunan Berkelanjutan Hadana Zahwa; Hawa Dwi Pitrisia; Rizki Syafril
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk, dinamika sosial, dan perubahan tata guna lahan menjadi tantangan utama pembangunan di Indonesia. Data kependudukan berperan sebagai dasar perencanaan pembangunan, sementara tata kelola hutan memastikan keberlanjutan sumber daya alam dan ruang hidup. Artikel ini bertujuan menganalisis hubungan antara administrasi kependudukan, tata kelola hutan, serta interaksi keduanya dalam perspektif pembangunan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan di BKKBN dan KLHK, studi dokumen, serta kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi administrasi kependudukan melalui SIAK, KTP-el, dan data keluarga telah meningkatkan akurasi data, namun masih menghadapi kendala kesenjangan infrastruktur dan kualitas SDM. Sementara itu, tata kelola hutan KLHK melalui RKTN, RKTP, RPHJP/KPH, serta program perhutanan sosial seluas 8,32 juta ha menunjukkan arah kebijakan yang partisipatif dan berlapis. Artikel ini menegaskan bahwa integrasi data kependudukan dengan kebijakan tata kelola hutan sangat krusial dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, terutama pada aspek adaptasi penduduk, pengendalian ruang, dan mitigasi tekanan ekologis.