Amirah Amirah
Manajemen Universitas Pancasakti Tegal

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Manajemen Risiko Pada Toko Kosmetik Online Berdasarkan Persepsi Pelaku Usaha Natasya Salsabila Nafi; Amirah Amirah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan bisnis digital mendorong pertumbuhan toko kosmetik online di Indonesia, namun di sisi lain meningkatkan kompleksitas risiko yang dihadapi pelaku usaha. Risiko operasional, keuangan, dan reputasi menjadi tantangan utama yang dapat memengaruhi keberlangsungan usaha apabila tidak dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko pada toko kosmetik online berdasarkan persepsi pelaku usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 102 pelaku usaha toko kosmetik online. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert lima tingkat dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko operasional dan risiko reputasi dipersepsikan sebagai risiko dengan tingkat prioritas tertinggi, khususnya terkait ketersediaan stok, kesalahan pengemasan, gangguan sistem marketplace, keaslian dan legalitas produk, serta rating toko. Risiko keuangan berada pada tingkat menengah hingga tinggi, terutama berkaitan dengan keterlambatan pembayaran pelanggan dan tingginya biaya promosi online. Selain itu, mayoritas pelaku usaha telah menerapkan praktik manajemen risiko melalui identifikasi, mitigasi, dan evaluasi risiko secara berkala. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen risiko berperan strategis dalam menjaga stabilitas, kepercayaan konsumen, dan keberlangsungan toko kosmetik online di tengah dinamika bisnis digital.
Analisis Manajemen Risiko Dropshipper: Pendekatan Identifikasi, Evaluasi, dan Pengelolaan Risiko Nandias Nawang Putri; Amirah Amirah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis manajemen risiko pada bisnis dropshipping dengan pendekatan identifikasi, evaluasi, dan pengelolaan berdasarkan kerangka ISO 31000. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui survei online terhadap 100 dropshipper di Indonesia. Hasil penelitian mengungkap bahwa risiko kualitas merupakan ancaman paling kritis (75,93% setuju) dan paling sering terjadi (74,31% sering mengalaminya), diikuti oleh risiko keuangan, pemasok, operasional, dan reputasi. Strategi mitigasi seperti transparansi deskripsi produk dan komunikasi pelanggan yang responsif dinilai paling efektif, sementara diversifikasi supplier dan penyisihan dana darurat masih perlu optimalisasi. Disimpulkan bahwa pendekatan manajemen risiko yang sistematis dan proaktif sangat diperlukan untuk meningkatkan ketahanan bisnis dropshipping yang rentan terhadap ketergantungan eksternal.
Analisis Manajemen Risiko Operasional dan Keuangan Pada Agen Travel Safa Yasinta Nuraisi; Amirah Amirah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko operasional dan keuangan pada agen travel berdasarkan persepsi pelaku usaha. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan metode survei melalui kuesioner skala Likert kepada 101 responden agen travel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko operasional seperti perubahan jadwal perjalanan, kesalahan pemesanan tiket, dan pembatalan oleh pelanggan memiliki tingkat kejadian yang tinggi. Risiko keuangan, termasuk keterlambatan pembayaran dan pengembalian dana, juga memiliki dampak signifikan terhadap stabilitas usaha. Pengelolaan risiko operasional dan keuangan telah diterapkan secara sistematis melalui penanganan keluhan pelanggan, aturan pembayaran yang jelas, serta sistem pembayaran uang muka dan pelunasan. Selain itu, kesadaran risiko dan evaluasi internal yang berkelanjutan mendukung ketahanan operasional dan keuangan agen travel. Secara keseluruhan, manajemen risiko yang efektif meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga stabilitas usaha, dan memperkuat kepercayaan pelanggan.