Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Overview of Patient Boarding Time At the Emergency Installation of Toto Kabila Hospital Rey Afriansyah Gobel; Zuhriana K. Yusuf; Moh. Nisyar Sy Abd. Azis
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) January 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i1.10050

Abstract

Boarding time is an important indicator of the quality of emergency room services that describes the length of time from the time the patient is designated for hospitalization until he is transferred to the treatment room. Prolonged boarding time can lead to delays in further treatment, increase the risk of complications, and impact patient safety. This study aims to find out the description of the boarding time of patients in the Emergency Installation of Toto Kabila Hospital. The research design is descriptive quantitative with a single variable boarding time. The population amounted to 1132 emergency room patients, with a sample of 92 respondents using purposive sampling techniques. Data were collected through direct observation and verification of medical records, then analyzed in univariate analysis. The results of the study showed that 53 respondents (57.6%) experienced boarding time ? 6 hours, while 39 respondents (42.4%) experienced boarding time > 6 hours. The main cause of boarding time is the limited number of beds in the inpatient room. Other contributing causes are extra work of nurses, administration and documentation and patient or family factors. These findings show that patient transfers have gone quite well, although some patients are still experiencing delays. Toto Kabila Hospital is recommended to improve boarding time monitoring and improve the bed availability information system. Further research is suggested to develop other variables to gain a more comprehensive understanding of boarding time.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Kesehatan Gigi Dengan Perilaku Oral hygiene Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di SDN 01 Duhiadaa: Relationship between Level of Knowledge about Dental Health and Oral Hygiene Behavior in Elementary School Children at SDN 01 Duhiadaa Niwayan widiani; Zuhriana K. Yusuf; Rini Wahyuni Mohamad
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7751

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek penting bagi anak usia sekolah. Anak-anak dengan tingkat pengetahuan yang baik tentang kesehatan gigi cenderung memiliki perilaku oral hygiene yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan kesehatan gigi dengan perilaku oral hygiene pada siswa SDN 01 Duhiadaa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 84 siswa kelas 5 dan 6 yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, lalu dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan kesehatan gigi yang baik (95,35%), sedang (1,16%), dan buruk (1,16%). Perilaku oral hygiene siswa dikategorikan cukup (56,32%), baik (39,08%), dan buruk (1,15%). Uji Spearman menunjukkan korelasi sebesar 0,217 dengan p-value = 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan kesehatan gigi dengan perilaku oral hygiene. Kesimpulannya, terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan kesehatan gigi dengan perilaku oral hygiene siswa. Oleh karena itu, edukasi kesehatan gigi perlu ditingkatkan melalui peran orang tua, guru, dan tenaga kesehatan guna membentuk kebiasaan perawatan gigi yang lebih baik sejak dini.
Persepsi Perawat Tentang Konsep Safe Hospital di RSUD Dr. MM. Dunda Limboto: Nurses' Perceptions of the Safe Hospital Concept at Dr. MM. Dunda Limboto Regional Hospital Farhamnah Pantu; Zuhriana K. Yusuf; Rachmawaty D. Hunawa; Moh. Nisyar Sy. Abd. Azis
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8275

Abstract

Bencana merupakan kejadian atau rangkaian kejadian yang membahayakan serta mengganggu kehidupan dan mata pencaharian masyarakat, yang dapat dipicu oleh faktor alam, non-alam, atau faktor manusia. Rumah sakit yang aman terhadap bencana atau yang biasa disebut safe hospital merupakan rumah sakit yang layanannya tetap dapat diakses dan beroperasi sepenuhnya sebelum, selama, dan segera setelah situasi darurat dan bencana. Pencegahan dan perencanaan sangat penting untuk menciptakan lingkungan perawatan pasien yang aman dan mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi perawat tentang konsep safe hospital di RSUD. Dr. MM. Dunda Limboto. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu 70 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini didapatkan sebagian besar responden memiliki persepsi cukup yaitu sebanyak 38 responden (54,28%), responden yang memiliki persepsi kurang yaitu sebanyak 29 responden (41,42%), sebagian kecil responden memiliki persepsi baik yaitu sebanyak 3 responden (4,28%).
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Kesiapsiagaan Bencana Banjir di Desa Tabumela Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo: The Relationship Between Knowledge and Attitudes of Flood Disaster Preparedness in Tabumela Village, Tilango District, Gorontalo Regency Sri Wahyuni Kasim; Zuhriana K. Yusuf; Nirwanto K. Rahim; Sri Yulian Hunowu
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8311

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi dan memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Pengetahuan yang baik mengenai bencana banjir dapat mendorong sikap kesiapsiagaan yang proaktif, sehingga dapat mengurangi dampak dan risiko yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap kesiapsiagaan bencana banjir di Desa Tabumela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, dengan populasi 691 KK dan sampel sebanyak 87 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan bencana banjir. Analisa data menggunakan uji Chi-Square, dengan hasil p-value 0,000 menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap kesiapsiagaan becana banjir di Desa Tabumela Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo. Kesimpulannya, semakin baik pengetahuan masyarakat, semakin baik pula sikap kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi bencana banjir. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan program edukasi dan sosialisasi mengenai kesiapsiagaan banjir dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap kegiatan.
Pengaruh Edukasi terhadap Pengetahuan Ibu tentang Pemberian MPASI Puding Daun Kelor dalam Pencegahan Stunting: The Effect of Education on Mothers' Knowledge about Providing Moringa Leaf Pudding as Complementary Food in Preventing Stunting Alya Dwiaryanti Putri Adam; Zuhriana K. Yusuf; Cindy Puspita Sari Haji Fajar
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8377

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia yang mencapai 21,6% pada tahun 2022, menempatkan Indonesia di urutan ke-5 Asia. Salah satu cara mencegah stunting adalah dengan cara meningkatkan pengetahuan ibu Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI puding daun kelor dalam pencegahan stunting. Metode penelitian menggunakan jenis rancangan eksperimen dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Populasi penelitian yaitu Ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Jumlah balita di wilayah kerja Puskesmas Limboto Desa Hunggaluwa Kabupaten Gorontalo 37 orang. Sampel terdiri dari 37 responden, dengan Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penilitian didapatkan nilai mean (rata-rata) Pengetahuan ibu sebelum diberikan edukasi yaitu 15,38 dan setelah diberikan edukasi hasil nilai mean (rata-rata) meningkat menjadi 22,62. Hasil uji statistic Wilcoxon mendapatkan nilai p value yaitu 0,000 Sehingga terdapat pengaruh pemberian edukasi terhadap pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI puding daun kelor dalam pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Limboto Desa Hunggaluwa Kabupaten Gorontalo. Diharapkan penelitian ini menjadi masukkan bagi tenaga kesehatan di Puskesmas memberikan intervensi edukasi tentang pemberian MPASI puding daun kelor dalam pencegahan stunting untuk meningkatkan pengetahuan ibu.