Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Islamic Economic Perspective on the Practice of Partnership Cooperation Contracts Yesi Novrianti; Wargo; Zaenal Abidin
Journal of Economics and Social Sciences (JESS) Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Economics and Social Sciences (JESS)
Publisher : CV. Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/jess.v4i2.1182

Abstract

Partnership cooperation contracts constitute one of the essential instruments within the Islamic economic system, aiming to realize justice, balance, and mutual welfare among the contracting parties. Partnership practices are widely found across various economic sectors, including trade, agriculture, services, and Islamic finance. This article seeks to examine the Islamic economic perspective on the practice of partnership cooperation contracts through a literature-based approach. The method employed is a literature review of classical and contemporary fiqh al-muʿāmalāt texts, scholarly journals, fatwas issued by authoritative institutions, and regulations related to Islamic economics. The findings indicate that Islamic economics provides a clear normative framework for partnership contracts, such as musyārakah, muḍārabah, muzāraʿah, and musāqah, which emphasize the principles of justice, transparency, honesty, and the proportional sharing of risks and profits. Nevertheless, contemporary practices continue to exhibit deviations from these principles, particularly in terms of unequal bargaining positions and imbalanced risk allocation. Therefore, strengthening the understanding of Islamic contractual principles and enhancing the supervision of their implementation are crucial to ensuring partnerships that are consistent with Islamic economic values
Pelatihan Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana Kebakaran di Lingkungan Pemukiman Masyarakat Nipah Panjang Mustar Juhairi; Ahmad Edi Saputra; Pini Susanti; Wargo; Haeran; Ghozali Abbas
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i1.6024

Abstract

Kebakaran seringkali terjadi di wilayah perkotaan yang padat penduduk. Kebakaran di permukiman dapat mengakibatkan kerugian besar baik secara materiil maupun secara personal, serta berpotensi mengancam nyawa dan keamanan individu. Meskipun banyak upaya dilakukan untuk mencegah kebakaran, seperti kampanye kesadaran masyarakat, pemeliharaan peralatan pemadam kebakaran, dan regulasi kebakaran yang ketat, kebakaran masih sering terjadi karena faktor-faktor yang sulit diprediksi dan dikendalikan. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini merupakan kegiatan mahasiswa melalui kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD) yang merupakan model pendekatan pengembangan masyarakat dalam bentuk pelatihan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di kantor Damkar Nipah Panjang dengan beberapa tahapan pelaksanaan program, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap ecaluasi. Kesimpulan dari hasil pengabdian adalah pelaksanaan pelatihan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana kebakaran di lingkungan pemukiman masyarakat Nipah Panjang yang dilaksanakan di kantor Damkar Nipah Panjang telah selesai dilaksanakan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat terkait kesiapsiagaan dan mitigasi bencana kebakaran di lingkungan pemukiman masyarakat Nipah Panjang. Hal ini sangat berdampak dalam kehidupan sehari-hari dikarenakan Nipah Panjang merupakan wilayah pemukiman yang rentan terjadinya musibah kebakaran.
Pendampingan Digital Marketing dalam Peningkatan Omzet Penjualan Toko Sepatu Lidra Shoes Nipah Panjang Melalui Flatform Online Nabil Errenzy; Wargo; Ria Astuti Safitri; Kuswanto; Haeran; Febriansyah; Suhaibatul Islamiyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i1.6044

Abstract

Pemasaran menjadi salah satu pondasi yang turut andil dalam menentukan keberhasilan sebuah perusahaan. Salah satu bentuk pemasaran yang marak sekarang ini adalah digital marketing yang bersifat membuka informasi yang lebih luas, sehingga mampu memunculkan produsen dan pasar baru seiring perkembangan fasilitas internet yang semakin masif. Kendala utama yang dialami tekiat digital marketing adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan strategi digital marketing yang efektif. Selama ini masih mengandalkan metode pemasaran konvensional, sehingga jangkauan pasar mereka terbatas. Atas dasar pertimbangan tersebut perlu dilakukan pendampingan terkait digital marketing tersut. Pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deksriptif yaitu dengan observasi penyuluhan dan pendampingan kepada mitra. Lokasi pengabdian bertempat di Toko Sepatu Lidra Shoes Nipah Panjang yang beralamat di jalan Suryahadi Nipah Panjang. Dalam pengabdian ini terdapat beberapa susunan kegiatan perencanaan, meliputi: pengarahan kepada tim pengabdian dalam membuat design pengabdian dengan topik inovasi produk dan pemasarannya yang kemudian akan disosialisasikan kepada mitra tentang penggunaan teknik pemasaran melalui digital beserta komponen yang melengkapi unsur pemasaran lainnya. Kesimpulan dari hasil pengabdian adalah kegiatan pengabdian yang telah dilakukan dalam bentuk pendampingan digital marketing untuk meningkatkan omzet penjualan Toko Sepatu Lidra Shoes Nipah Panjang melalui platform online telah dilaksanakan dengan baik. Hasil yang diperoleh adalah pemilik toko sepatu Lidra Shoes Nipah Panjang telah memahami dengan baik digital marketing melalui platform online platform online sehingga mampu meningkatkan omzet toko Sepatu Lidra Shoes Nipah Panjang yang sebelumnya hanya dilakukan melalui offline.
Syariah Principles in Culinary Marketing: A Dialectical Study of Profitability and Business Morality Arif Budiman; Wargo; Nurjali; Erwina Kartika Devi
Journal of Economics and Social Sciences (JESS) Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Economics and Social Sciences (JESS)
Publisher : CV. Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/jess.1529

Abstract

The culinary industry in the modern era is characterized by hyper-competition, often leading business practitioners to prioritize short-term profitability over ethical considerations, which results in deceptive marketing practices. This study aims to analyze the dialectical relationship between profitability and business morality by examining the marketing strategies of the Pagi Sore eatery in Talang Babat from the perspective of Islamic business ethics. Employing a descriptive-qualitative case study approach, data were gathered through in-depth interviews, passive participant observation, and documentation studies, subsequently analyzed using an interactive model of data reduction and inductive reasoning. The results demonstrate that the eatery successfully internalizes prophetic values shiddiq (truthfulness), amanah (trustworthiness), fathanah (wisdom), and tabligh (advocacy) into its marketing mix, particularly through halalan thoyyiban product assurance and transparent pricing. Crucially, the findings reveal a "Location Paradox," where the consistent application of Sharia principles serves as a potent moderating variable that neutralizes geographical disadvantages and fosters organic consumer loyalty through integrity-based competitive advantage. This study concludes that Islamic business ethics is not merely a normative religious obligation but a sophisticated strategic asset that ensures long-term business resilience and profitability. By transforming locational challenges into market strengths, this research provides a replicable framework for small-scale enterprises to harmonize ethical integrity with commercial success in a saturated market.
Conceptual Reconstruction of Money in Islamic Economics: A Comparative Analysis of Classical and Contemporary Literature Eka Saputra; Wargo; Daud
Journal of Economics and Social Sciences (JESS) Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Economics and Social Sciences (JESS)
Publisher : CV. Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/jess.1562

Abstract

This study aims to reconstruct the conceptual framework of money in Islamic economics through a comparative analysis of classical and contemporary literature. This study employs a qualitative approach using a library research method, analyzing classical works of prominent scholars such as Al-Ghazali and Ibn Khaldun, alongside contemporary contributions from modern Islamic economists. The data are examined through descriptive-analytical and comparative techniques to identify continuity, divergence, and transformation in the conceptualization of money. The findings reveal that both classical and modern Islamic scholars consistently reject the commodification of money and emphasize its functional role in facilitating real economic activities. Classical literature highlights moral restrictions, including the prohibition of riba, hoarding (ikhtikar), and speculative practices, while modern literature extends these principles into discussions on monetary reform, financial instruments, and alignment with maqasid al-shariah. This study contributes by offering a conceptual synthesis that bridges classical foundations with contemporary economic challenges, providing a more integrated theoretical framework for Islamic monetary thought. The implications suggest the need for reorientation of modern financial systems toward ethical, justice-oriented, and stability-driven principles as advocated in Islamic economics
Islamic Financial Education as a Preventive Instrument in Mitigating Riba-Based Credit Transactions: An Empirical Study Darmawan Dwi Prasetyo; M Arif Musthofa; Wargo; Daud
Journal of Economics and Social Sciences (JESS) Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Economics and Social Sciences (JESS)
Publisher : CV. Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/jess.1579

Abstract

This study aims to examine the effect of literacy on community decision-making in engaging in credit-based buying and selling transactions containing elements of riba in Geragai District, Tanjung Jabung Timur. The research focuses on members of the local community as its primary subjects. A quantitative approach was employed using a simple random sampling technique, resulting in a total of 50 respondents. Data were analyzed using a t-test and simple linear regression with the assistance of Microsoft Excel. The findings reveal that literacy has a positive and statistically significant influence on community decisions to engage in credit transactions involving riba. This indicates that higher levels of literacy are associated with more informed and rational decision-making regarding such financial practices. The study highlights the importance of improving literacy particularly in the context of financial and Islamic perspectives to guide communities toward more appropriate economic behavior