St. Fatima Kadir
Universitas Negeri Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

NATURALISME SEBAGAI LANDASAN PEMBELAJARAN BERBASIS LINGKUNGAN BERBANTUAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN ABAD KE-21 St. Fatima Kadir; Ismail
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.34809

Abstract

The global environmental crisis and the development of digital technology in the 21st century require the world of education to integrate ecological values and technological innovation into the learning process. This study aims to analyze the relevance of naturalism philosophy as a basis for developing technology-assisted environment-based learning in the context of 21st-century learning. This research uses a qualitative descriptive approach with a library research method, with data sources in the form of books, scientific journals, and relevant academic documents. The results of the study show that the principles of naturalism, which emphasize direct experience and connection with nature, can be combined with digital technology to strengthen interactive and meaningful environmental learning. This integration can foster 21st-century skills such as critical, creative, collaborative, and communicative thinking. Thus, naturalism provides a philosophical and ecological foundation, while technology becomes a means of supporting humanistic and sustainable learning.
TPACK Dalam Pembelajaran Sains Abad 21: Systematic Literature Review St. Fatima Kadir; Arifah Novia Arifin; Nurul Afifah Ahqaf; Muarifah Muarifah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam pembelajaran sains abad ke-21 yang mencakup 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, dan Collaboration). Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 31 artikel yang dipublikasikan antara tahun 2023 hingga 2025 melalui basis data Scopus. Hasil kajian menunjukkan bahwa tren penelitian TPACK dalam pembelajaran sains mengalami peningkatan selama tiga tahun terakhir, yang mencerminkan meningkatnya perhatian terhadap integrasi teknologi, pedagogi, dan konten dalam pendidikan abad ke-21. Analisis juga mengungkapkan bahwa Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) berkontribusi signifikan terhadap penguatan keterampilan abad ke-21 melalui pembelajaran berbasis proyek, penggunaan teknologi inovatif seperti augmented reality (AR), virtual laboratory, dan artificial intelligence (AI), serta strategi pedagogis yang berpusat pada peserta didik. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa penerapan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) terbukti dapat mendorong pembelajaran sains yang lebih interaktif, kolaboratif, dan kontekstual, sekaligus memperkuat kompetensi berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif peserta didik.
INOVASI BIOREMEDIASI DALAM MENGATASI PENCEMARAN LINGKUNGAN: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW St. Fatima Kadir; Nurul Afifah Ahqaf; Yusminah Hala
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i2.9939

Abstract

ABSTRAK Peningkatan pencemaran lingkungan global oleh hidrokarbon, logam berat, dan polutan baru menuntut solusi pemulihan yang berkelanjutan mengingat keterbatasan metode fisik dan kimia konvensional. Bioremediasi hadir sebagai alternatif ramah lingkungan, tetapi temuan inovasi terbarunya masih terfragmentasi dalam berbagai literatur tanpa adanya kajian komprehensif yang mengevaluasi efektivitas gabungan teknologi tersebut. Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review (SLR) yang bertujuan untuk memetakan perkembangan inovasi bioremediasi terkini dan mengevaluasi efektivitas gabungan (hibridisasi) teknologinya. Metode penelitian mengadopsi protokol PRISMA dengan menelusuri pangkalan data Scopus (rentang tahun 2020–2026) yang secara sistematis menyaring dan menghasilkan 18 artikel jurnal relevan untuk dianalisis secara tematik. Hasil sintesis literatur menunjukkan adanya pergeseran paradigma bioremediasi dari pendekatan konvensional yang cenderung mengandalkan agen biologis tunggal dan proses yang terpisah, menuju pendekatan terintegrasi berbasis sistem hibrida yang mengombinasikan mikroba indigen, strategi peningkatan bioavailabilitas, serta teknologi rekayasa modern. Pergeseran ini tercermin dalam empat temuan utama, yaitu: (1) eksplorasi galur mikrobioma lokal (indigen), (2) pemanfaatan agen pemicu ketersediaan polutan (bioavailabilitas) seperti biosurfaktan dan quorum-sensing, (3) hibridisasi sistem biologis dengan rekayasa modern (seperti modifikasi genom CRISPR-Cas9 dan Sistem Bioelektrokimia Mikroba), serta (4) identifikasi tantangan implementasi dan kesenjangan adopsi teknologi di tingkat lokal. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi keempat inovasi mutakhir tersebut menjadikan bioremediasi sebagai salah satu intervensi yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan dalam pemulihan ekosistem, sehingga mampu mencegah kerusakan ekologi jangka panjang. Pendekatan ini berimplikasi pada peningkatan efisiensi degradasi polutan, pengurangan risiko polusi sekunder, serta percepatan pemulihan kualitas lingkungan.