Eka Cahya Sari Putra
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN MEDIA E-CARD EDUDAYA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR: E-Card Edudaya, Literasi Numerasi, Budaya Banjar, Sekolah Dasar, Media Pembelajaran Digital Herti Prastitasari; Yogi Prihandoko; Eka Cahya Sari Putra; Akhmad Riandy Agusta; Afrida Risa Aliya; Muhammad Fathan Noor Habibi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37557

Abstract

Literasi numerasi merupakan salah satu kemampuan fundamental yang harus dimiliki siswa di abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran media E-Card Edudaya dalam mengembangkan kemampuan literasi numerasi siswa sekolah dasar dan mendeskripsikan proses pembelajaran menggunakan media E-Card Edudaya. Penelitian deskriptif kualitatif ini dilaksanakan di SD Negeri Pelambuan 2 Banjarmasin dengan subjek 22 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media E-Card Edudaya memiliki enam peran penting: (1) sebagai media visualisasi untuk mengonkretkan konsep bangun datar, (2) sebagai sarana pembelajaran aktif dan interaktif, (3) sebagai alat penguatan pemahaman dan evaluasi mandiri, (4) sebagai stimulus pengembangan literasi numerasi, (5) sebagai penguatan daya ingat melalui repetisi yang menyenangkan, dan (6) sebagai media pengembangan keterampilan spasial. Proses pembelajaran terdiri dari lima tahap: orientasi budaya, eksplorasi konsep bangun datar, analisis sifat-sifat, permainan berbasis gamifikasi, serta kompetisi dan refleksi. Siswa menunjukkan peningkatan pada lima indikator literasi numerasi yaitu kemampuan mengenali dan mengidentifikasi, menganalisis, mengaplikasikan, berkompetisi secara sehat, dan mengkomunikasikan konsep matematis.
The Importance of Educational Facilities and Infrastructure Planning Eka Cahya Sari Putra; Fitri Nurmahmudah; Aliyah Rasyid Baswedan
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 2 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i2.7549

Abstract

Educational facilities and infrastructure in schools are highly valued because they are key supporting factors in supporting an effective, efficient, and high-quality learning process. Without adequate facilities and infrastructure, educational goals are difficult to achieve optimally. Therefore, their provision must be a top priority in school management and education policy. The purpose of this study is to explore the planning of educational infrastructure. The method used is qualitative. Data collection techniques using interviews to school principals and teachers. The research was conducted at SD Muhammadiyah Prambanan. The analysis was conducted with the help of Atlas.ti software version 23. The results of the study showed that the planning of infrastructure facilities in elementary schools includes needs analysis, budget allocation, procurement based on priorities, maintenance, and demolition. This research recommendation is addressed to all elementary schools as part of being able to develop infrastructure facilities based on needs.
Digital Teaching Reinvented: The Effectiveness of AI-Based and IFP-Based Interactive Media in Improving Teacher Competence Brezto Asagi Dewantara; Eka Cahya Sari Putra; Fitri Nurmahmudah
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8675

Abstract

Digital transformation in education requires teachers to have competencies that are not only technically strong, but also adaptive and creative in utilizing smart technologies. This study aims to analyze the effectiveness of "Digital Teaching Reinvented" training that integrates the use of Artificial Intelligence (AI) and Interactive Flat Panel (IFP)-based media in improving teachers' digital competence. The research design used a one-group pre-post test involving 32 teachers who participated in intensive training based on direct practice and media co-creation. Data was collected through competency evaluation instruments covering three main domains: AI-based media competence, IFP media competency and attitudes, and overall digital competence. Data analysis was carried out using a paired sample t-test, Wilcoxon test, and effect size calculation. The results of the study showed a significant increase in all competency domains. AI-based media competence increased from an average of 43.81 to 63.56 (p < 0.001; d = 1.50), IFP media competence and attitudes increased from 110.00 to 173.44 (p < 0.001; d = 2.16), while total digital competence increased from 76.91 to 118.50 (p < 0.001; d = 2.03). This improvement confirms that training that combines AI media design and IFP operation is able to strengthen technical skills, pedagogical readiness, and teachers' attitudes towards learning technology. These findings also show that integrative training models can accelerate teachers' ability to design innovative, interactive, and student-centered learning. This research provides theoretical and practical contributions through empirical evidence that AI–IFP integration-based training can be an effective strategy to improve teachers' digital competencies in the era of smart learning. This training model is recommended as an approach that can be replicated in various educational contexts to strengthen teachers' readiness to face the challenges of sustainable digital transformation.
Dinamika Literasi Masyarakat Kabupaten Demak: Analisis Tren, Disparitas Gender, dan Laju Pertumbuhan Fitri Nurmahmudah; Bangun Hutama Wardana; Eka Cahya Sari Putra
Jurnal Kota Wali Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Demak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis tren perkembangan angka melek huruf di Kabupaten Demak, menilai kesenjangan literasi berbasis gender, dan mengukur laju pertumbuhan literasi pada periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif komparatif berbasis data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan menampilkan analisis tren, kesenjangan gender, dan pertumbuhan literasi. Populasi penelitian mencakup penduduk usia ≥15 tahun, dengan unit analisis berupa persentase angka melek huruf total dan berdasarkan gender. Data yang digunakan berbentuk panel tidak seimbang karena ketersediaan data gender terbatas pada periode tertentu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap publikasi statistik resmi. Analisis data meliputi: (1) analisis statistik deskriptif (rata-rata dan deviasi standar) untuk mengidentifikasi tren literasi, (2) analisis komparatif menggunakan effect size Cohen’s d untuk mengukur besaran kesenjangan literasi antara laki-laki dan perempuan, serta (3) analisis laju pertumbuhan tahunan (annual growth rate) untuk mengukur dinamika perubahan literasi antarperiode. Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak JASP dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi masyarakat tergolong tinggi namun mengalami fluktuasi tahunan, terdapat kesenjangan literasi yang nyata antara laki-laki dan perempuan, serta pertumbuhan literasi perempuan lebih cepat dibanding laki-laki, menandakan potensi penyetaraan literasi di masa depan. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena hanya menggunakan data sekunder, sehingga belum dapat mengidentifikasi faktor sosial-ekonomi, budaya, dan motivasi belajar pada tingkat individu atau rumah tangga. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan mengintegrasikan data primer melalui survei, wawancara, atau studi lapangan untuk menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif dan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran. Temuan penelitian ini menegaskan perlunya intervensi literasi berbasis komunitas yang melibatkan pemerintah daerah untuk penguatan kebijakan, sekolah dan perpustakaan sebagai penyedia sumber belajar, serta masyarakat untuk meningkatkan budaya membaca. Khususnya, pemberdayaan literasi perempuan melalui program pendidikan setara dan monitoring berbasis data dapat mempercepat penyetaraan literasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.