Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan model-model integrasi ilmu yang dikembangkan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis komparatif, dengan menelaah dokumen institusional, buku akademik, dan artikel ilmiah yang relevan. Kajian ini bersifat deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi landasan filosofis, kerangka epistemologis, simbol keilmuan, serta tantangan implementatif dari integrasi ilmu di PTKI. Fokus kajian diarahkan pada empat universitas, yaitu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan model integrasi dialogis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan paradigma integratif-interkonektif yang disimbolkan melalui jaring laba-laba keilmuan, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan metafora pohon ilmu, serta UIN Sumatera Utara dengan paradigma Wahdatul ‘Ulûm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun masing-masing model memiliki kekhasan konseptual dan simbolik, seluruhnya berorientasi pada upaya mengatasi dikotomi ilmu agama dan ilmu umum. Tantangan utama yang dihadapi terletak pada aspek operasionalisasi integrasi ilmu dalam kurikulum, pembelajaran, dan riset interdisipliner. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan wacana integrasi keilmuan di PTKI serta memberikan dasar konseptual bagi pengembangan kebijakan akademik yang lebih implementatif.