Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Literatur Review: Peran Masjid Sebagai Pusat Rehabilitasi Mental Spiritual - Revitalisasi Fungsi Sosial Keagamaan di Era Modern Hasanah, Ummatul; Dewi, Erlitha Azhari; Nurhadji, Nurhadji; Maududi, Abul A'la Al
AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Vol. 2 No. 12 (2025): AKSIOMA : Jurnal Sains, Ekonomi dan Edukasi
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/aksioma.v2i12.2085

Abstract

Mental health problems continue to rise globally, and Indonesia still faces high prevalence rates, stigma, and limited access to mental health services. In Islam, the mosque holds significant social and spiritual functions that can be strengthened as a community-based rehabilitation center. This review examines Islamic perspectives on mental well-being and explores opportunities to integrate them with modern public health approaches. Findings indicate that revitalizing the mosque’s social role through spiritual practices, counseling, education, and congregation-based support can enhance mental health promotion and prevention efforts. Integrating Islamic spiritual values with psychosocial strategies offers a more holistic and culturally relevant model of mental health care for Muslim communities.
STRATEGI PENENTUAN PRIORITAS DAN TINDAK LANJUT PERBAIKAN MASALAH ORGANISASI Kustomo, Yan Hadi; Dewi, Erlitha Azhari; Syahril, Fadila; Hartono, Budi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54531

Abstract

Artikel ini membahas peran evaluasi strategi dalam sistem manajemen pengendalian mutu serta kontribusinya terhadap peningkatan kinerja organisasi. Kajian ini menekankan pentingnya sistem pengendalian manajemen, audit internal, dan evaluasi strategi sebagai instrumen pengawasan yang berkelanjutan untuk memastikan kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan kegiatan organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan mengacu pada protokol PRISMA, melalui penelusuran artikel ilmiah periode 2020–2025 dari berbagai basis data. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi strategi berperan penting dalam mengukur keberhasilan implementasi kebijakan, menjaga konsistensi mutu, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat daya saing organisasi. Selain itu, efektivitas audit internal dan pengendalian mutu yang terintegrasi terbukti mendukung pencegahan kecurangan dan peningkatan kinerja secara berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa evaluasi strategi merupakan elemen kunci dalam mewujudkan organisasi yang adaptif, efektif, dan berorientasi pada kualitas.
PENGUATAN PROGRAM KLIK GITA SEBAGAI STRATEGI PROMOSI KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN KARIES DINI PADA BALITA DI PUSKESMAS PULOAMPEL Dewi, Erlitha Azhari; Purnamawati, Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54874

Abstract

Karies dini masih menjadi masalah kesehatan gigi yang dominan pada balita dan merupakan tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Kondisi ini berkaitan erat dengan rendahnya pengetahuan, sikap, dan perilaku orangtua dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut anak. Di wilayah kerja UPT Puskesmas Puloampel, capaian program edukasi kesehatan gigi balita belum optimal sehingga diperlukan penguatan intervensi promotive - preventif berbasis keluarga melalui Program KLIK GITA. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi awal pemeliharaan kesehatan gigi balita, tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku orangtua, serta mengidentifikasi hambatan pelaksanaan Program KLIK GITA sebagai dasar perumusan strategi penguatan promosi kesehatan gigi balita di tingkat puskesmas. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan campuran (mixed methods) melalui pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh melalui kuesioner, wawancara mendalam, observasi kegiatan, dan telaah dokumen program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 97% responden melaporkan masih tingginya keluhan gigi pada balita, disertai rendahnya praktik menyikat gigi sesuai anjuran dan keterlibatan orangtua dalam kegiatan edukasi kesehatan gigi. Pelaksanaan Program KLIK GITA belum berjalan secara sistematis akibat keterbatasan sumber daya manusia, media edukasi, dan frekuensi kegiatan. Temuan ini menegaskan perlunya optimalisasi Program KLIK GITA melalui edukasi terstruktur, peningkatan kapasitas kader, serta penguatan strategi komunikasi dengan orangtua sebagai dasar pengembangan intervensi promosi kesehatan gigi balita yang berkelanjutan.