Asti Luthfiyani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SINTESIS NARATIF IMPLEMENTASI MODEL SPORT EDUCATION PADA PEMBELAJARAN PJOK DI SEKOLAH DASAR: ANALISIS KONTEN LITERATUR 2020-2025 Tafrikhan, Tafrikhan; Nadia Nurul Aini; Dita Ayu Ningtyas; Asti Luthfiyani; Danang Isworo
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah dasar tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai sosial dan karakter siswa. Sport Education Model (SEM) dipandang sebagai pendekatan pedagogis yang mampu memfasilitasi transformasi nilai sosial melalui pengalaman olahraga yang autentik dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis temuan-temuan kualitatif terkait implementasi SEM dalam pembelajaran PJOK di sekolah dasar serta mengkaji mekanisme transformasi nilai sosial yang terjadi. Metode yang digunakan adalah meta-etnografi dengan menganalisis artikel jurnal nasional dan internasional periode 2015–2025 yang diperoleh melalui Google Scholar. Data dianalisis menggunakan tujuh tahapan Noblit dan Hare untuk menghasilkan interpretasi tingkat ketiga. Hasil sintesis menunjukkan bahwa penerapan SEM di sekolah dasar memerlukan adaptasi kontekstual, seperti diferensiasi peran fungsional, integrasi kearifan lokal, dan dukungan media pembelajaran. Implementasi SEM secara konsisten memunculkan nilai sosial berupa tanggung jawab, kerja sama, sportivitas, disiplin, kejujuran, gotong royong, serta motivasi intrinsik siswa. Transformasi nilai sosial terjadi melalui mekanisme afiliasi tim yang bersifat persisten dan otonomi siswa dalam menjalankan peran. Dengan demikian, SEM berpotensi menjadi model pembelajaran PJOK yang efektif dalam mendukung penguatan karakter siswa sekolah dasar.
Analisis Efektivitas RPP Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Yeni Suryaningsi; Aryadi Nursantoso; Fadhilah Liridho; Asti Luthfiyani; Mujahid
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6771

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan pendidikan yang dikembangkan untuk menjawab tantangan pembelajaran pascapandemi serta kebutuhan peserta didik di era abad ke-21. Salah satu aspek penting dalam implementasi kurikulum ini adalah penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang efektif, khususnya pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas RPP Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar, ditinjau dari kesesuaian struktur, implementasi langkah pembelajaran, pelaksanaan asesmen, serta persepsi guru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek guru Sekolah Dasar yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Teknik pengumpulan data meliputi analisis dokumen RPP, wawancara semi-terstruktur, dan observasi pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum RPP Kurikulum Merdeka telah disusun sesuai dengan prinsip kurikulum dan mampu mendorong pembelajaran matematika yang lebih aktif dan kontekstual. Namun demikian, masih ditemukan kendala dalam perumusan tujuan pembelajaran yang spesifik, penerapan pembelajaran diferensiatif, serta pengembangan asesmen yang bersifat holistik. Guru menilai RPP Kurikulum Merdeka lebih fleksibel, tetapi tetap memerlukan pendampingan berkelanjutan agar implementasinya lebih optimal. Dengan demikian, RPP Kurikulum Merdeka berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran matematika apabila didukung oleh peningkatan kompetensi guru dan pengembangan perangkat ajar yang selaras dengan capaian pembelajaran.