Abstract: This study aims to analyze the concept and implementation of equal distribution of education funding in Senior High Schools (SMA) through a library research approach. Equal distribution of education funding is one of the government's strategic efforts to realize justice and equality of access to education for all Indonesians. This research focuses on examining government policies, such as the School Operational Assistance (BOS), the Smart Indonesia Program (PIP), and the Special Allocation Fund (DAK) in the education sector, as well as a review of academic literature discussing the principles of equity and justice in education funding. The results show that the policy of equal distribution of education funding has made a significant contribution to improving access and quality of education at the senior high school level, especially for students from low-income families. However, the implementation of this policy still faces various challenges, such as limited resources, regional disparities, and weak budget oversight and transparency systems. Therefore, strengthened collaboration between the central government, regional governments, and the community is needed to create a more effective, transparent, and equitable education funding system. Keywords: Equity, Education Financing, High School, Education Policy, Literature Study Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan implementasi pemerataan pembiayaan pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) melalui pendekatan studi pustaka (library research). Pemerataan pembiayaan pendidikan merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Penelitian ini berfokus pada kajian terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah, seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Program Indonesia Pintar (PIP), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan, serta tinjauan terhadap literatur akademik yang membahas prinsip pemerataan dan keadilan dalam pembiayaan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pemerataan pembiayaan pendidikan telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di tingkat SMA, terutama bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu. Namun demikian, pelaksanaan kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, ketimpangan wilayah, dan lemahnya sistem pengawasan serta transparansi anggaran. Oleh karena itu, dibutuhkan penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat untuk menciptakan sistem pembiayaan pendidikan yang lebih efektif, transparan, dan berkeadilan. Keywords: Pemerataan, Pembiayaan Pendidikan, Sekolah Menengah Atas, Kebijakan Pendidikan, Studi Pustaka