Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN DAUN MANGROVE MENJADI MINUMAN NUTRASEUTIKAL: SOLUSI ANTIOKSIDAN ALAMI UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT DEGENERATIF PADA MASYARAKAT PESISIR DESA SEKOTONG TENGAH Permatasari, Lina; Isnaini, Nisa; Aditya Astarika, Yolanda; Fatihatussir, Layla; Sulthanah Ahmad, Dzakiyyah; Fitriani, Risma; Junaida, Alfini; Cintya Ganes Budastra, Wayan; Anandia Intan Maulidya, Selvira; Ocktaviana Saputri, Legis; Haryanto, Wahyu
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.9109

Abstract

  Penyakit degenaratif merupakan penyakit kronis yang dapat berdampak pada kualitas hidup masyarakat. Desa Sekotong Tengah merupakan wilayah pesisir dengan masyarakat yang rentan terhadap penyakit degeneratif akibat pola hidup tidak sehat, seperti tingginya konsumsi garam. Selain itu, desa Sekotong Tengah memiliki potensi sumber daya alam berupa mangrove (Rhizophora mucronata) yang kaya senyawa bioaktif, seperti flavonoid dan tanin. Senyawa tersebut berfungsi sebagai antioksidan alami yang dapat membantu mencegah penyakit degeneratif dan kardiovaskular. Pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi penyakit degeneratif, pemeriksaan kesehatan dasar, dan pelatihan pembuatan teh daun mangrove sebagai minuman nutrasetikal kaya antioksidan bagi masyarakat pesisir. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan terkait penyakit degeneratif serta pelatihan pembuatan minuman teh daun mangrove. Masyarakat juga dilakukan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan kadar asam urat menggunakan GCU meter (Glucose, Cholesterol, Uric acid) yang kemudian dianalisis untuk mengetahui profil kesehatan masyarakat Desa Sekotong Tengah secara umum. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta, dengan 64% di antaranya merupakan lansia perempuan. Mayoritas peserta bekerja sebagai petani, pedagang, dan ibu rumah tangga. Teh daun mangrove sangat disukai oleh warga. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 32% peserta mengalami hipertensi, sementara 8% memiliki tekanan darah tinggi normal. Selain itu, 12% teridentifikasi mengidap diabetes berdasarkan kadar gula darah, dan sekitar 12% lainnya memiliki kadar asam urat yang tinggi. Secara keseluruhan, pengabdian ini meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit degeneratif melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan, serta memberdayakan masyarakat dalam pemanfaatan daun mangrove R. mucronata sebagai teh antioksidan sebagai upaya pencegahan dan penanganan dini penyakit degeneratif.
Review Article: Potential of Natural Extracts on the Inhibition Zone of Acne vulgaris – Causing Bacteria Haryanto, Wahyu; Hidayati, Agriana Rosmalina
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 1 (2026): Januari-Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i1.11308

Abstract

Acne vulgaris is a chronic inflammatory skin condition in which bacterial colonization plays a central role in lesion development. Growing concern regarding antibiotic resistance have encouraged the exploration of natural extracts as alternative antibacterial agents. This narrative literature review aims to analyze the zone profiles of natural extracts evaluated using diffusion assays against acne-associated bacteria, including Cutibacterium acnes, Staphylococcus aureus, and Staphylococcus epidermidis, and to identify factors controbuting the variability of antibacterial activity.  A total of 22 primary studies published between 2015 and 2025 were retrieved from Google Scholar, PubMed, and Garuda and analyzed descriptively. The reviewed studies reported inhibition zone diameters ranging from approximately 10 to 25 mm, indicating varying degrees of antibacterial activity. Differences in inhibition zones were influenced by extract concentration, extraction solvent, and diffusion method. Overall, natural extract demonstrated promising antibacterial potential in preliminary in vitro screening assays; however, methodological variations should be carefully considered when interpreting inhibition zone results.