Bismarq Pulungan Aulia Al Amien
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Permasalahan Sampah Anorganik DAS Kedak Kota Kediri Berdasarkan Kerangka DPSIR Mochammad Tri Herwanto; Bismarq Pulungan Aulia Al Amien; Adi Wicaksono; Novika Adi Wibowo; Waode Yunia Silviariza; Ifan Deffinika; Rivandi Pranandita Putra
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 10 No. 1 (2026): Edisi Bulan Januari
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v10i1.19415

Abstract

Permasalahan sampah anorganik khususnya plastik menjadi isu kritis yang mengancam keberlanjutan ekosistem perairan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kedak di Kota Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab serta merumuskan strategi penanganan pencemaran sampah anorganik berdasarkan pendekatan kerangka DPSIR (Driving Forces, Pressures, State, Impact, Response). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan dan dokumentasi visual di delapan titik strategis DAS Kedak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk, alih fungsi lahan, dan pola konsumsi produk sekali pakai merupakan faktor pendorong utama yang memicu tekanan berupa pembuangan sampah langsung ke sungai dan lemahnya sistem pengelolaan limbah. Kondisi lingkungan DAS mengakibatkan degradasi fisik dan ekologis dengan dampak berupa penurunan kualitas air, akumulasi mikroplastik, serta risiko terhadap kesehatan masyarakat. Strategi terpadu melalui penguatan kebijakan, pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah berbasis Circular Economy (CE), serta penguatan gerakan komunitas seperti Clean River Movement (CRM) menjadi solusi alternatif permasalahan sampah anorganik. Kerangka DPSIR terbukti efektif dalam mengurai permasalahan lingkungan perkotaan secara sistematis dan dapat dijadikan dasar perumusan kebijakan pengelolaan DAS yang adaptif dan berkelanjutan.