Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Regulasi di Nagari Dalam Kontek Adat: Nagari Sungai Talang Afrinal Afrinal; Supardi Dwimaputra; Faisal Efendi; Rani Rawisna; Nurlaila Nurlaila; Lili Suarni; Afrikal Candra
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/cmpwme29

Abstract

Aturan Nagari Sungai Talang yang berbasis lisan mengalami penurunan efektivitas akibat lemahnya penegakan sanksi dan perubahan norma sosial. Latar belakang masalah ini terlihat dari banyaknya pelanggaran aturan, seperti ketidakpatuhan terhadap larangan keluar malam bagi perempuan dan pelonggaran sanksi bagi pelaku zina (dari pengarakan menjadi denda material). Permasalahan ini diperparah oleh kurangnya dokumentasi tertulis dan minimnya pemahaman generasi muda terhadap nilai adat. Untuk mengatasi hal ini, diusulkan tiga langkah solutif: (1) kodifikasi aturan lisan menjadi dokumen resmi yang terstandarisasi, (2) revitalisasi sanksi adat dengan menyesuaikan tingkat pelanggaran, dan (3) sosialisasi intensif melalui forum musyawarah dan media digital. Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat legitimasi aturan Nagari, meningkatkan kepatuhan warga, dan mengembalikan fungsi aturan sebagai penjaga ketertiban sosial. Metode pelaksanaannya meliputi: pendokumentasian aturan dengan Nagari,tokoh adat, Pemuda, Bundo Kanduang dan Bamus, penyusunan pedoman sanksi berjenjang, serta kampanye melalui kanal komunikasi pemuda. Hasil yang diharapkan mencakup terciptanya payung hukum tertulis, penurunan angka pelanggaran, dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam penegakan aturan. Kesimpulannya, pendekatan multidimensi ini tidak hanya mengatasi kelemahan aturan lisan tetapi juga memperkuat ketahanan budaya Nagari terhadap dinamika perubahan sosial. Implementasi kegiatan diharapkan mampu menjadi model tata kelola adat berkelanjutan bagi nagari lainnya di Sumatera Barat.
Implementation Health Insurance for Participants Receiving Contribution Assistance Zulhijatur Rahmi; Nurlaila Nurlaila; Patmawati Patmawati; Miftahul Jannah; Widad Nurbariyyah
Journal of Islamic Economics and Finance Studies Vol. 2 No. 1 (2026): June
Publisher : Journal of Islamic Economics and Finance Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main problem examined in this study concerns how the implementation of health insurance services for participants of BPJS Health, specifically those categorized as recipients of contribution assistance (PBI), is carried out in a Regional General Hospital (RSUD). This research applies a combination of approaches, including field research to gather primary data directly from the hospital setting, as well as a theoretical or library research approach to support the analysis with relevant academic sources. In addition, a statutory approach is used to review applicable laws and regulations related to health insurance services. The selection of informants in this study was conducted using a purposive sampling technique, ensuring that participants chosen were considered knowledgeable and relevant to the research objectives. To address the research problem, qualitative descriptive data analysis was employed to interpret and present findings systematically. The results indicate that, according to medical record officers, the implementation of BPJS Health services for PBI participants has been carried out in accordance with established standard operating procedures (SOP). However, this perspective differs from that of PBI patients, who report that the services they receive are still not optimal in practice.