Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH FULL ACRYLIC DAN STYRENE ACRYLIC TERHADAP KINERJA LATEKS KARET ALAM SEBAGAI BINDER PADA APLIKASI CAT EMULSI Wiranata, Arya; Sugesti, Heni; Syahwardini, Trisuciati; Pakpahan, Cindy; Rosmawati, Putri; Nurhidayah, Nurhidayah; Bahruddin, Bahruddin
Warta Perkaretan Vol. 44 No. 2 (2025): Volume 44, Nomor 2, Tahun 2025
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/ppk.wp.v44i2.1223

Abstract

Permintaan cat dalam industri konstruksi terus meningkat, terutama cat emulsi berbasis air yang bergantung pada kualitas bahan pengikat (binder) sebagai komponen utama. Indonesia masih mengandalkan impor binder sintetis, sehingga diperlukan alternatif lokal yang ramah lingkungan. Lateks karet alam merupakan kandidat potensial, namun memiliki kelemahan dalam ketahanan cuaca dan waktu pengeringan. Penelitian ini mengembangkan binder berbasis lateks karet alam yang dimodifikasi dengan resin akrilik (full acrylic dan styrene acrylic) untuk meningkatkan daya rekat, ketahanan abrasi, dan stabilitas cuaca. Modifikasi dilakukan melalui proses pencangkokan menggunakan benzoyl peroxide, SLS, sodium sulfit, dan polipropilen glikol pada suhu 85°C selama 60 menit. Binder hasil modifikasi kemudian dicampur ke dalam cat emulsi dan diuji menggunakan FT-IR spectroscopy, uji ketahanan gosok (scrub) dan abrasi (abrasion) (mengacu pada ASTM D2486 method A), serta pengukuran sudut kontak (contact angle). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam performa cat, terutama pada sampel NRL-FA(70:30) dengan kadar binder 15%, yang mampu bertahan hingga 5.500 siklus dan memiliki sudut kontak 87°. Temuan ini menunjukkan bahwa lateks karet alam termodifikasi akrilik berpotensi menjadi alternatif binder berkinerja tinggi untuk aplikasi cat emulsi interior dan eksterior.
Overview of the Utilization of Palm Empty Fruit Bunch (PEFB) as Raw Material for Bioplastic Production Pakpahan, Cindy; Utarina, Leila; Cahyani, Aulia; Moulita, R.A. Nurul; Wulandari, Daya
International Journal of Research in Vocational Studies (IJRVOCAS) Vol. 5 No. 3 (2025): IJRVOCAS - December
Publisher : Yayasan Ghalih Pelopor Pendidikan (Ghalih Foundation)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53893/ijrvocas.v5i3.389

Abstract

This research examines the utilization of Palm Empty Fruit Bunch (PEFB), a byproduct of the palm oil sector, as a sustainable feedstock for bioplastic manufacturing. Bioplastics, derived from natural substances like cellulose, starch, and vegetable oils, offer a sustainable substitute for traditional petroleum-based plastics, which substantially contribute to environmental degradation. This research examines the processes of cellulose extraction, delignification, and the diverse pre-treatment techniques employed to transform PEFB into bioplastics. The findings indicate that PEFB is abundant in cellulose, rendering it a viable material for bioplastic manufacturing. Moreover, the inclusion of plasticizers such glycerol and chitosan enhance mechanical qualities, including tensile strength and flexibility, while preserving biodegradability. The study also emphasizes the influence of various processing conditions and additives on the ultimate attributes of the bioplastic, such as water resistance and mechanical performance. The results indicate that bioplastics sourced from PEFB may aid in diminishing plastic waste and fostering sustainable materials in sectors like packaging. The analysis continues by underscoring the necessity for more research to enhance production techniques and evaluate the scalability of PEFB-based bioplastics in practical applications.