Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN UPACARA ADAT DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT BALI Hanung Erianata; Tria Agustin; Ghufroni
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/w6keg969

Abstract

Upacara adat merupakan salah satu bentuk warisan budaya yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat dan diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Upacara adat tidak hanya dipahami sebagai rangkaian ritual simbolik, tetapi juga sebagai sarana untuk menjaga keberlanjutan nilai-nilai tradisional yang hidup dalam masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran upacara adat sebagai media pelestarian nilai-nilai tradisional, penguatan identitas budaya, serta pengikat solidaritas sosial. Penelitian ini dilakukan dengan metode tinjauan pustaka (literature review) melalui kajian terhadap berbagai sumber ilmiah, seperti buku, jurnal, dan artikel yang relevan dengan tema upacara adat dan kebudayaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa upacara adat memiliki fungsi yang kompleks dan multidimensional. Selain sebagai simbol tradisi, upacara adat juga berperan sebagai media edukasi nilai moral, norma sosial, dan spiritualitas kepada masyarakat. Dalam konteks masyarakat Bali, upacara adat memiliki kedudukan yang sangat penting karena berkaitan erat dengan sistem keagamaan, sosial, dan budaya. Upacara adat tidak hanya berfungsi sebagai tradisi, tetapi juga sebagai sarana untuk menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam, sebagaimana tercermin dalam konsep Tri Hita Karana. Melalui pelaksanaan upacara adat, masyarakat Bali mampu memperkuat identitas budaya, meningkatkan solidaritas sosial, serta melestarikan kearifan lokal di tengah tantangan modernisasi dan perkembangan zaman.
TINDAK TUTUR ILOKUSI KOMISIF DAN DIREKTIF DALAM INTERAKSI JUAL BELI SUSU MURNI DI PASARBATANG BREBES Hanung Erianata; Nurchalistiani Budiana; Prasetyo Yuli Kurniawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.55030

Abstract

This research was motivated by the importance of language use in the interaction between sellers and buyers of fresh milk in Pasarbatang Brebes. In the transaction process, the utterances used by sellers and buyers not only function to convey information but also contain certain intentions that can be studied through illocutionary speech acts. This study aimed to describe the forms and functions of commissive and directive illocutionary speech acts used in the interaction of buying and selling fresh milk in Pasarbatang Brebes. This research employed a descriptive qualitative approach. The research data consisted of spoken utterances of sellers and buyers obtained through observation, recording, and documentation. Data validity was ensured through technique triangulation and time triangulation. Data analysis was conducted by identifying, classifying, and describing the forms of speech acts based on the context of the utterances. The results of the study showed that there were various forms of commissive and directive illocutionary speech acts in the interaction of buying and selling fresh milk in Pasarbatang Brebes. Commissive speech acts included offering, promising, and convincing buyers about product quality, while directive speech acts included requesting, bargaining, suggesting, inviting, and commanding. The use of these speech acts indicates that language plays an important role in influencing, convincing, and building agreements between sellers and buyers in the transaction process.