Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelaksanaan Pemeliharaan Bahan Pustaka Di Perpustakaan SMP N 10 Palembang Tria Agustin; Choirun Niswah; Nyimas Atika
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8215

Abstract

Abstract: Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif tentang studi kasus. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala perpustakaan, kepala sekolah, serta staf perpustakaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang diterapkan meliputi reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemeliharaan bahan pustaka di perpustakaan SMP N 10 Palembang telah berjalan dengan baik. Hal ini terlihat adanya perawatan rutin, pengelompokkan bahan pustaka berdasarkan kondisi fisik, pencatatan dan pengecekan berkala, serta adanya koordinasi antara pustakawan dengan pihak sekolah dalam menjaga kelestarian koleksi perpustakaan. Selain itu, dilakukan juga tindakan preventif seperti penyimpanan yang sesuai standar, pemeliharaan kebersihan, serta perbaikan bahan pustaka yang rusak. Kendala yang ditemukan antara lain kurangnya kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan dan keutuhan buku, keterbatasan untuk perawatan bahan pustaka, serta minimnya jumlah tenaga pustakawan yang menangani pemeliharaan bahan pustaka. Adapun solusi dalam penelitian ini meliputi tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, dukungan dari pihak sekolah, serta peran aktif pustakawan dalam menjaga koleksi bahan pustaka. Kata Kunci : Pemeliharaan, Bahan Pustaka, Perpustakaan, SMP N 10 Palembang
PERAMALAN JUMLAH PENUMPANG DI BANDAR UDARA DEPATI AMIR MENGGUNAKAN SIMULASI MONTE CARLO Tria Agustin; Desy Yuliana Dalimunthe; Baiq Desy Aniska Prayanti
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas manusia dan barang serta mendukung pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Transportasi udara menjadi salah satu pilihan utama bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan jarak jauh. Bandar Udara Depati Amir merupakan salah satu bandara utama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki jumlah kedatangan penumpang sangat fluktuatif. Tujuan penelitian ini untuk meramalkan jumlah penumpang yang datang di Bandara Depati Amir sehingga memberikan gambaran baik mengenai peningkatan maupun penurunan jumlah penumpang pada periode tertentu. Penelitian ini menggunakan data jumlah penumpang yang datang tahun 2022, 2023, dan 2024 di Bandara Depati Amir yang dianalisis menggunakan Simulasi Monte Carlo. Tingkat keakurasian hasil peramalan pada penelitian ini berdasarkan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Nilai MAPE pada peramalan jumlah penumpang yang datang di Bandara Depati Amir tahun 2023 sebesar 13,15%, artinya hasil prediksi yang dihasilkan dikatakan baik. Pada tahun 2023 memiliki tingkat akurasi sebesar 5,21% yang artinya hasil prediksi dikatakan sangat baik.
Pengenalan Pemasaran Digital dan Pembayaran Digital pada Pelaku Usaha UMKM di Desa Cibarusahjaya Alifa Rusrian; Muhamad Rifki; Nadia Lonto; Anggi Maulana; Daffa Nur Syahidah; Tria Agustin; Riski Khotimah Putri; Fauziah Meilani; Etty Zuliawati Zed; Mahesa
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zbp65113

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Cibarusahjaya melalui pelatihan pemasaran digital dan sistem pembayaran digital. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku UMKM, di mana sebagian besar masih mengandalkan metode pemasaran konvensional dan transaksi tunai. Kegiatan dilaksanakan selama program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan melibatkan 20 pelaku UMKM. Metode pelaksanaan meliputi observasi, wawancara semi-terstruktur, dan pelatihan langsung yang difokuskan pada pembuatan akun bisnis media sosial, teknik promosi daring, serta penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk transaksi non-tunai. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 80% peserta berhasil membuat akun bisnis di media sosial dan mulai mengunggah konten promosi secara rutin, sementara 50% telah mengadopsi QRIS untuk pembayaran. Selain keterampilan teknis, peserta menunjukkan perubahan sikap positif terhadap pemanfaatan teknologi digital. Meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan perangkat, jaringan internet, dan literasi digital, antusiasme peserta menjadi modal penting untuk keberlanjutan program. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi dan pendampingan langsung mampu mendorong transformasi digital UMKM secara efektif. Oleh karena itu, program ini direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain sebagai strategi pemberdayaan ekonomi lokal berbasis teknologi.
PERAN UPACARA ADAT DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT BALI Hanung Erianata; Tria Agustin; Ghufroni
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/w6keg969

Abstract

Upacara adat merupakan salah satu bentuk warisan budaya yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat dan diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Upacara adat tidak hanya dipahami sebagai rangkaian ritual simbolik, tetapi juga sebagai sarana untuk menjaga keberlanjutan nilai-nilai tradisional yang hidup dalam masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran upacara adat sebagai media pelestarian nilai-nilai tradisional, penguatan identitas budaya, serta pengikat solidaritas sosial. Penelitian ini dilakukan dengan metode tinjauan pustaka (literature review) melalui kajian terhadap berbagai sumber ilmiah, seperti buku, jurnal, dan artikel yang relevan dengan tema upacara adat dan kebudayaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa upacara adat memiliki fungsi yang kompleks dan multidimensional. Selain sebagai simbol tradisi, upacara adat juga berperan sebagai media edukasi nilai moral, norma sosial, dan spiritualitas kepada masyarakat. Dalam konteks masyarakat Bali, upacara adat memiliki kedudukan yang sangat penting karena berkaitan erat dengan sistem keagamaan, sosial, dan budaya. Upacara adat tidak hanya berfungsi sebagai tradisi, tetapi juga sebagai sarana untuk menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam, sebagaimana tercermin dalam konsep Tri Hita Karana. Melalui pelaksanaan upacara adat, masyarakat Bali mampu memperkuat identitas budaya, meningkatkan solidaritas sosial, serta melestarikan kearifan lokal di tengah tantangan modernisasi dan perkembangan zaman.
Faktor Penyebab dan Implikasi Kemampuan Baca Alquran atas Ketidakteraturan Pembelajaran di Kampung Batu Dalam Andi Safutra; Fiki Saputra; Indriyani Eviolita Herman; Liza Aurelia; Suci Kurnia Rahmadhani; Tria Agustin; Indah Muliati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilakukan dengan cara membantu proses belajar membaca Al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Masalah utama yang ditemukan adalah kemampuan santri yang cukup baik dalam hal irama membaca, tetapi kurang dalam penguasaan bacaan dan tajwid. Hal ini terjadi karena proses belajar belum menggunakan kurikulum atau metode yang terorganisir, sehingga pembelajaran tidak teratur dan tidak memiliki standar yang jelas. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengenali dampak dari pembelajaran mengaji tanpa kurikulum serta menyusun solusi untuk memperbaiki pembelajaran di TPQ ke depan. Metode yang digunakan adalah observasi langsung, wawancara dengan guru TPQ, serta bantuan langsung dalam proses belajar mengaji. Hasilnya menunjukkan bahwa tidak adanya kurikulum menyebabkan kesalahan bacaan yang terus menerus, rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an secara mandiri, serta ketidakseimbangan antara keakuratan dan keindahan irama. Solusi yang ditawarkan meliputi penyiapan kurikulum yang sederhana dan bertahap, penyeimbangan antara pembelajaran tajwid dan irama, serta bimbingan untuk meningkatkan kapasitas guru TPQ. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di TPQ secara terus-menerus.