Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Multidisiplin West Science

Analisis Tafsir Al-Ṭabarī Terhadap Surat Al-Naṣr Tentang Kemenangan Sebagai Tanda Tamatnya Dakwah Mukti, Anwar; Fathoni, Ahmad Nur; Bahrudin, Moh.; Cahyono, Agung Mandiro; Widiyaningrum, Kuni Maftukhati; Hakim, M. Luqman
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 1 No 02 (2022): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v1i02.3057

Abstract

Surat al-Naṣr menempati posisi penting dalam sejarah kenabian karena kerap dipandang sebagai wahyu terakhir yang menandai penyempurnaan risalah Nabi Muhammad. Penelitian ini menganalisis penafsiran al-Ṭabarī atas surat tersebut dengan menyoroti tiga aspek utama: makna nashr (pertolongan), al-fatḥ (pembukaan/kemenangan), dan keterkaitannya dengan tanda berakhirnya misi kenabian. Menggunakan metode kualitatif-deskriptif berbasis studi kepustakaan, penelitian ini menjadikan Jāmi‘ al-Bayān ‘an Ta’wīl Āy al-Qur’ān sebagai sumber primer dan melengkapinya dengan literatur tafsir klasik serta modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Ṭabarī memaknai “nashr Allāh” sebagai pertolongan Ilahi kepada Nabi dalam menghadapi Quraisy, sedangkan “al-fatḥ” secara spesifik dikaitkan dengan Fath Makkah. Adapun frasa “yadkhulūna fī dīnillāh afwājan” dipahami sebagai masuknya kabilah-kabilah Arab ke dalam Islam secara kolektif sebagai dampak langsung dari kemenangan tersebut. Melalui riwayat Ibn ‘Abbās dan ‘Āʾishah, al-Ṭabarī juga menegaskan bahwa surat ini merupakan na‘ā ilayhi nafsahu, yakni pemberitahuan Ilahi tentang kedekatan ajal Nabi. Temuan utama penelitian ini adalah bahwa kemenangan dalam perspektif al-Ṭabarī bukanlah puncak politik, melainkan simbol spiritual bagi penyempurnaan dakwah dan awal fase transendensi kenabian. Perintah tasbīḥ dan istighfār pada ayat terakhir dipahami sebagai respons etis-teologis terhadap keberhasilan, yang menegaskan bahwa kemenangan tertinggi adalah kerendahan hati seorang hamba di hadapan Allah. 
Ayat-Ayat Tabayyun Dan Isu Hoaks: Kajian Tafsir Al-Qur'an Dalam Konteks Literasi Digital Modern Fathoni, Ahmad Nur; Mukti, Anwar; Cahyono, Agung Mandiro; Bahrudin, Moh.; Widiyaningrum, Kuni Maftukhati; Hakim, M. Luqman
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i01.3060

Abstract

Penelitian ini menganalisis relevansi konsep tabayyun dalam Al-Qur’an terhadap fenomena misinformasi dan disinformasi di era literasi digital modern. Berangkat dari kegelisahan akademik atas meningkatnya information disorder di masyarakat Muslim, kajian ini mengintegrasikan analisis tafsir tematik terhadap QS. al-Hujurāt [49]:6, QS. al-Isrā’ [17]:36, dan QS. an-Nūr [24]:11–16 dengan kerangka Media and Information Literacy (MIL) UNESCO serta tantangan kontemporer seperti disinformasi berbasis kecerdasan buatan (AI). Menggunakan metode kualitatif-deskriptif dan pendekatan tafsir maudhu‘i, penelitian ini menemukan bahwa tabayyun berfungsi sebagai protokol epistemik yang mencakup verifikasi informasi, integritas moral, dan akuntabilitas sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Qur’ani dengan kerangka literasi media modern dapat membentuk model literasi digital yang lebih komprehensif dan berbasis nilai. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan metodologi kajian Al-Qur’an dan menawarkan model literasi digital Islami yang responsif terhadap tantangan teknologi informasi kontemporer.