Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Media Edukasi Berbasis Cerita dalam Mengurangi Praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS): Suatu Systematic Literature Review Indrayadi, Indrayadi; Ramadhan, Ahmad Rasyid Ridha; Yuhansyah, Yuhansyah; Natasya, Nazwa
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.7.1.1-10.2026

Abstract

Upaya pengurangan praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS) menuntut strategi edukasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menyentuh aspek kognitif, emosional, dan budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan melakukan Systematic Literature Review (SLR) untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis temuan-temuan ilmiah terkait efektivitas media edukasi berbasis cerita budaya dalam mengurangi praktik BABS. Penelitian ini menerapkan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan sintesis kualitatif (narrative dan thematic synthesis) guna mengkaji secara sistematis temuan-temuan empiris mengenai efektivitas media edukasi berbasis cerita dalam upaya mengurangi praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS) yang terindeks pada DOAJ, Scopus, dan Google Scholar, dengan rentang tahun terbit 2019–2025. Hasil sintesis menunjukkan bahwa intervensi edukasi sanitasi berbasis cerita efektif dalam meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap positif, serta mendorong perubahan perilaku masyarakat. Efektivitas tersebut meningkat ketika media yang digunakan sesuai dengan konteks budaya lokal, memiliki unsur naratif yang kuat, dan disampaikan oleh fasilitator kompeten. Mekanisme kognitif–emosional seperti narrative transportation, identifikasi tokoh, dan keterlibatan aktif peserta juga memperdalam internalisasi pesan sanitasi. Efektivitas intervensi tetap dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti rendahnya literasi, ketidaksesuaian konteks sosial, kurangnya pendampingan lanjutan, serta keterbatasan fasilitas sanitasi. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas narasi perlu ditopang oleh ekosistem sosial dan infrastruktur yang memadai agar perubahan perilaku dapat berlangsung secara konsisten dan berkelanjutan.
REVITALISASI TRADISI BAPANDUNG SEBAGAI MEDIA EDUKASI UNTUK MENGHINDARI DAMPAK BURUK BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN MELALUI CERITA CARAMIN Indrayadi, Indrayadi; Yuhansyah, Yuhansyah; Ramadhan, Ahmad Rasyid Ridha; Natasya, Nazwa
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5663

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkuat edukasi sanitasi pada siswa sekolah dasar melalui revitalisasi tradisi bapandung dengan cerita Caramin sebagai media pembelajaran. Edukasi sanitasi menjadi penting karena perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) masih berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan pencemaran lingkungan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai dampak buruk BABS melalui pendekatan budaya yang kontekstual dan mudah dipahami. Metode yang digunakan meliputi storytelling berbasis budaya banjar yaitu Bapandung, penyampaian materi edukasi, serta diskusi interaktif. Mitra dalam kegiatan ini adalah 32 siswa kelas 4 SD Negeri Pemurus Baru 3. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test berdasarkan tiga kategori tingkat pengetahuan, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan signifikan, di mana kategori pengetahuan tinggi awalnya 12,50% menjadi 9,38%, kategori sedang meningkat dari 59,38% menjadi 84,38%, dan kategori rendah menurun dari 28,13% menjadi 6,25%. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan bapandung melalui cerita Caramin efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya BABS dan berpotensi dikembangkan sebagai media edukasi sanitasi berbasis budaya di sekolah dasar.