Rukmawati, Desyana Putri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Praktik Muamalah Tradisional dan Penyelesaian Sengketa dalam Masyarakat Banjar Safitri, Maulidita; Pradana, Neco Erlin; Ramadhana, Yulia; Rukmawati, Desyana Putri; Putri, Riska Yunita; Rahmaniah, Amelia; Hanafiah, M.
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v3i4.1544

Abstract

The Banjar community is recognized as an ethnic group with a strong integration of Islamic teachings and local customs in its social and economic life. Traditional muamalah practices, particularly in buying and selling transactions, reflect the internalization of Islamic legal principles within long-standing local traditions. In addition, the Banjar people have a distinctive mechanism for dispute resolution known as adat badamai, which emphasizes deliberation, peace, and the restoration of social harmony. This study aims to examine traditional muamalah practices of the Banjar community and their dispute resolution mechanisms from the perspective of Islamic economic law and local wisdom. This research employs a qualitative approach using library research methods. Data were collected from relevant literature, including books, academic journals, and previous studies. The findings indicate that the tradition of explicitly pronouncing contractual statements (ijab qabul) in Banjar buying and selling transactions is consistent with the principles of Islamic muamalah and does not contradict Islamic law. Furthermore, dispute resolution through adat badamai reflects the values of justice, public interest (maslahah), and peace, which are central objectives of Islamic law. This study concludes that Banjar traditional muamalah practices and dispute resolution mechanisms remain highly relevant as models of local wisdom–based dispute settlement within contemporary Islamic legal and social contexts.
Prospek Pengembangan Arbitrasi Syariah Rukmawati, Desyana Putri; Hasan, Ahmadi; Mariani, Mariani
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v4i1.1604

Abstract

Perkembangan pesat industri keuangan syariah di Indonesia berimplikasi pada meningkatnya potensi sengketa ekonomi syariah. Penyelesaian sengketa melalui jalur litigasi sering kali dinilai kurang efektif karena bersifat formal, terbuka, dan memerlukan waktu yang lama. Oleh karena itu, arbitrase syariah hadir sebagai alternatif penyelesaian sengketa non-litigasi yang sejalan dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis prospek pengembangan arbitrase syariah di Indonesia serta mengkaji landasan hukum dan tantangan yang dihadapi Badan Arbitrase Syariah Nasional (BASYARNAS) dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan historis. Hasil kajian menunjukkan bahwa arbitrase syariah memiliki prospek yang sangat kuat seiring dengan pertumbuhan lembaga keuangan syariah, dukungan normatif dari hukum Islam dan hukum nasional, serta kebutuhan masyarakat akan penyelesaian sengketa yang cepat, adil, dan berlandaskan prinsip syariah. Namun demikian, pengembangan arbitrase syariah masih menghadapi kendala berupa lemahnya dasar hukum khusus, keterbatasan jaringan kelembagaan, serta ketidakjelasan sumber pendanaan.