ABSTRAK Pulau Sebesi sebagai wilayah pesisir yang berada dekat Gunung Anak Krakatau memiliki dinamika ekologis tinggi, namun pembelajaran ekologi di sekolah dasar belum memanfaatkan potensi lokal sehingga pemahaman siswa masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi ekologi siswa SDN Tejang 1 melalui media kartu kuartet literasi ekologi. Metode pelaksanaan meliputi pendampingan awal bersama guru, demonstrasi penggunaan kartu yang memuat sembilan kategori ekologi, implementasi permainan kuartet secara berkelompok, serta evaluasi melalui observasi dan tes pengetahuan ekologi kepada 40 siswa kelas V dan VI . Pembelajaran dilakukan dengan pendekatan multibahasa dan aktivitas interaktif untuk membantu siswa menafsirkan ilustrasi dan konsep pada kartu. Hasil menunjukkan bahwa siswa sangat antusias, lebih aktif berdiskusi, dan mampu menjelaskan kembali konsep ekologi sederhana yang terkait dengan pengalaman mereka. Tes literasi menunjukkan skor rata-rata 86,4 dengan 80% siswa berada pada kategori baik dan sangat baik, sementara aspek literasi ekologi pada kuesioner juga menunjukkan skor “Sangat Baik” di seluruh komponen, terutama pada paradigma keberlanjutan dan kolaborasi. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penggunaan kartu kuartet efektif meningkatkan pemahaman dan sikap ekologi siswa melalui pembelajaran yang visual, kolaboratif, dan kontekstual. Kata kunci: literasi ekologi, kartu kuartet, media pembelajaran, sekolah dasar, Pulau Sebesi. ABSTRACT Sebesi Island, a coastal area near Mount Anak Krakatau, boasts high ecological dynamics. However, ecology instruction in elementary schools has not yet utilized local potential, resulting in low student understanding. This community service activity aimed to improve the ecological literacy of students at SDN Tejang 1 through ecological literacy quartet cards. The implementation method included initial mentoring with teachers, demonstrations on the use of cards containing nine ecological categories, group implementation of quartet games, and evaluation through observation and an ecological knowledge test with 40 fifth and sixth grade students. The learning was conducted using a multilingual approach and interactive activities to help students interpret the illustrations and concepts on the cards. Results showed that students were highly enthusiastic, engaged in discussions, and were able to re-explain simple ecological concepts related to their experiences. The literacy test showed an average score of 86.4, with 80% of students in the good and very good categories. The ecological literacy questionnaire also scored "Very Good" across all components, particularly the sustainability and collaboration paradigms. This activity concluded that the use of quartet cards effectively improved students' ecological understanding and attitudes through visual, collaborative, and contextual learning. Keywords: ecological literacy, quartet cards, learning media, elementary school, Sebesi Island.