Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Pembelajaran PAI di Era Digital: Integrasi Media Sosial dan Literasi Spiritual Sri Juwita; Dina Bahriani Putri; Mona Alya Sausan; Laila Rahmi Hasanah; Indah Wigati; Fitri Oviyanti
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 9 No. 2 (2025): Vol IX Edisi II 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, menciptakan peluang sekaligus tantangan bagi literasi spiritual siswa. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana media sosial dapat diintegrasikan secara efektif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan dampaknya terhadap penguatan literasi spiritual siswa melalui refleksi diri, pemaknaan kritis informasi digital, dan internalisasi nilai-nilai Islam dalam perilaku sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metodologi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, memanfaatkan literatur tahun 2021-2025 dari basis data akademik mencakup Google Scholar, Scopus, SINTA, dan Web of Science. Populasi penelitian mencakup seluruh literatur ilmiah terkait transformasi pembelajaran PAI di era digital, sedangkan sampel ditentukan melalui purposive sampling dengan kriteria inklusi spesifik termasuk verifikasi DOI. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi yang dianalisis melalui analisis konten dan analisis tematik. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa integrasi media sosial dalam pembelajaran PAI secara signifikan memperkuat literasi spiritual melalui tiga mekanisme: refleksi diri difasilitasi konten keagamaan interaktif, pemaknaan kritis informasi digital menggunakan prinsip tabayyun, dan internalisasi nilai ditransformasi menjadi perilaku digital etis melalui proyek berbasis media. Penelitian menyimpulkan bahwa transformasi PAI ke pembelajaran digital bukan sekadar adaptasi teknologi tetapi strategi komprehensif mengembangkan siswa Muslim yang berliterasi digital, memiliki kecerdasan spiritual kuat, dan mempraktikkan etika bermedia berbasis Islam. Tantangan tetap mencakup distraksi digital, validitas konten keagamaan, dan krisis moralitas digital. Peran guru sebagai fasilitator spiritual dan mentor digital sangat krusial untuk implementasi sukses.
The Effect of Android-Based Test (ABT) Digital Transformation on Learning Outcomes in Fiqh Subject at MAN 3 Palembang Lathifah; Dina Bahriani Putri; Hartatiana; Muhammad Win Afgani
The Future of Education Journal Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i1.1407

Abstract

This study examines the limited use of digital technology in Fiqh learning at MAN 3 Palembang, where evaluation is still manual despite the implementation of Android-based exams in other subjects, leading to low student performance (41% completion rate in class XI.1). The objective of this research is to analyze the effect of Android-Based Test (ABT) digital transformation on Fiqh learning outcomes. Using a quantitative pre-experimental One-Group Pretest-Posttest Design, the population consisted of 64 students in class XI, with a purposive sample of 32 students from class XI.1 (11 male, 21 female). The instruments included a 20-item multiple-choice test on Islamic Inheritance Law, observation, and documentation. The data were analyzed descriptively (mean, SD, TSR category) and inferentially using IBM SPSS 30 (Shapiro-Wilk normality test, Levene's test for homogeneity, paired t-test). The results showed that the average pretest score was 68 (13% high, 53% moderate, 34% low), which increased to 86 in the posttest (13% high, 71% moderate, 16% low), with a significant difference (t = -9.690, sig = 0.000 < 0.05). In conclusion, ABT significantly improved Fiqh learning outcomes, recommending its routine adoption in the madrasah.