Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integrasi Teknologi Pendekatan TPACK dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran PAI di MA ZAHA 2 MOJOLEGI Firdausiyah, Jannatul; Zaini, Fina Magfirah; Amin, Moh. Hasan Shodiqil; Muttaqien, Moh. Hasan Firghol
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.3926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi teknologi pendekatan Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI di MA ZAHA 2 Mojolegi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada semakin pentingnya penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, khususnya dalam konteks Kurikulum Merdeka yang menuntut guru untuk kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berbasis model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi oleh guru di MA ZAHA 2 Mojolegi sudah mulai berkembang, namun masih terdapat perbedaan kemampuan antarguru dalam mengoptimalisasi teknologi sebagai media pembelajaran. Sebagian guru telah mampu memadukan aspek teknologi, pedagogi, dan konten secara efektif, sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Namun, sebagian lainnya masih menggunakan teknologi pada tingkat dasar sehingga pembelajaran belum sepenuhnya menunjukkan implementasi TPACK yang optimal. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor pendukung seperti ketersediaan fasilitas dasar dan dukungan madrasah, serta faktor penghambat seperti keterbatasan kompetensi digital guru, fasilitas yang belum merata, dan minimnya pelatihan berkelanjutan. Secara keseluruhan, integrasi teknologi berbasis TPACK memiliki potensi besar dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI apabila didukung oleh kompetensi guru, sarana teknologi yang memadai, serta kebijakan madrasah yang berorientasi pada inovasi pembelajaran. Penelitian ini memberikan rekomendasi perlunya pelatihan intensif, penguatan infrastruktur digital, dan pengembangan budaya kolaboratif antar guru untuk mendukung keberhasilan implementasi TPACK secara berkelanjutan.
Revolusi Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Pendekatan Kontekstual dan Praktis Habibah, Wulidatul; Karimah, Umi Nisa’il; Shalawati, Sus; Muttaqien, Moh. Hasan Firghol
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.3928

Abstract

Perkembangan globalisasi dan teknologi digital menuntut pembaruan metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam agar tetap relevan dengan karakteristik peserta didik masa kini. Pembelajaran PAI yang masih bersifat normatif dan berorientasi hafalan dinilai kurang mampu membangun kesadaran praksis keagamaan serta internalisasi nilai Islam dalam kehidupan nyata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi serta implementasi pendekatan kontekstual dan praktis sebagai paradigma pembelajaran PAI yang adaptif terhadap tantangan zaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis dokumen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menelaah buku akademik, artikel jurnal ilmiah, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan dengan pembelajaran PAI. Instrumen penelitian berupa pedoman analisis dokumen, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif-analitik untuk mengidentifikasi pola, konsep, dan implikasi penerapan pendekatan kontekstual dan praktis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual dan praktis mampu menggeser orientasi pembelajaran PAI dari transfer pengetahuan menuju pembentukan makna, sikap, dan perilaku religius peserta didik. Integrasi metode berbasis pengalaman nyata, proyek sosial, simulasi peran, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran memperkaya pengalaman belajar dan meningkatkan relevansi ajaran Islam dalam kehidupan siswa. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan metodologi pembelajaran PAI dengan menawarkan kerangka konseptual pembelajaran yang aplikatif, bermakna, dan berorientasi pada penguatan karakter serta kesadaran keagamaan di era modern.
Penerapan Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an pada Peserta Didik SMPN 2 Sumberasih Sukandarman, Sukandarman; Fausi, Suhud Al; Syaifullah, Syaifullah; Muttaqien, Moh. Hasan Firghol
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada peserta didik di SMPN 2 Sumberasih, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis talaqqi dan tahsin secara efektif mampu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa dalam aspek kelancaran, ketepatan makhraj, dan pemahaman tajwid. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang melibatkan praktik langsung dan bimbingan intensif dari guru. Faktor pendukung utama keberhasilan model ini meliputi kompetensi guru Pendidikan Agama Islam, dukungan fasilitas sekolah, serta motivasi spiritual siswa, sedangkan hambatannya mencakup keterbatasan waktu belajar dan perbedaan kemampuan dasar siswa. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara seimbang. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi guru dan lembaga pendidikan dalam merancang strategi pembelajaran yang inovatif dan kontekstual untuk memperkuat literasi Al-Qur’an di kalangan peserta didik.