Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Akad Murabahah terhadap Pengembangan Ekonomi Santri di Pesantren KHAS Kempek Cirebon Syukron, Ahmad; Fawwaz, Ahmad; Aripin, Pipin_Zaenal
Tasyri' : Jurnal Muamalah dan Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 1 (2026): Tasyri: Jurnal Muamalah dan Ekonomi Syariah
Publisher : Fakultas Hukum dan Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Pangeran Dharma Kusuma Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/tjmes.v8i1.545

Abstract

This study aims to describe the implementation of the murabahah contract at KHAS Kempek Islamic Boarding School and analyze its impact on the economic development of the students. The research method uses a descriptive qualitative approach, with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that the implementation of murabahah at this boarding school is in accordance with the principles of Islamic economic law, including price transparency, initial agreements, and the avoidance of usury (riba) and excessive uncertainty (gharar). The interest-free payment mechanism and strict Sharia supervision strengthen the integrity of the transactions. Murabahah has a significant positive impact on the economic empowerment of santri, ranging from easier access to capital, enhanced entrepreneurial capacity, to contributions to local economic development. However, challenges such as understanding the technical aspects of the contract and the limitations of cooperative capital still need to be addressed through strengthening Islamic economic literacy and external collaboration. These findings contribute to the development of knowledge and practice in pesantren-based Islamic economics and support the sustainable economic independence of santri.
Rekonstruksi Hidung Bagi Korban Cedera Menurut Pandangan Maqasid Syariah Dan Regulasi Medis Rachmawati, Andini; Fawwaz, Ahmad; Santoso, Arif Dian
Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum Vol 5 No 3 (2025): December 2025
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/jkih.v5i3.591

Abstract

Operasi rekonstruksi hidung merupakan tindakan bedah yang dilakukan untuk memulihkan bentuk dan fungsi hidung yang mengalami kerusakan akibat kecelakaan, trauma, maupun penyakit tertentu. Dari sisi medis, prosedur ini penting untuk mengembalikan fungsi pernapasan, memperbaiki penampilan wajah, sekaligus menunjang kesejahteraan psikologis pasien. Dalam tinjauan hukum Islam, intervensi medis diperbolehkan selama bertujuan menjaga kesehatan dan mencegah kemudaratan, sejalan dengan prinsip Maqāṣid Syarī‘ah yang menekankan perlindungan jiwa (ḥifẓ al-nafs) dan akal (ḥifẓ al-‘aql). Penelitian ini bertujuan menelaah status hukum operasi rekonstruksi hidung bagi korban cedera berdasarkan perspektif Maqāṣid Syarī‘ah dan regulasi medis di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kepustakaan, melalui analisis literatur terkait regulasi medis dan ketentuan hukum Islam mengenai tindakan rekonstruktif. Hasil kajian menunjukkan bahwa operasi rekonstruksi diperbolehkan secara syar‘i apabila terdapat indikasi medis yang jelas dan tidak semata-mata untuk tujuan kosmetik. Di sisi lain, regulasi medis di Indonesia telah mengatur prosedur ini dengan ketat demi menjamin keselamatan pasien sekaligus memastikan kepatuhan pada standar etika kedokteran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa operasi rekonstruksi hidung dapat diterima baik dalam perspektif Islam maupun regulasi medis sepanjang dilakukan untuk kepentingan medis yang sah, sesuai standar keselamatan, serta memperhatikan kemaslahatan pasien. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pemahaman tenaga kesehatan mengenai aspek syar‘i dalam praktik bedah rekonstruktif, serta penguatan regulasi agar prosedur tidak disalahgunakan.