Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Green Hedging: Diplomasi Energi Terbarukan Indonesia Dan Transformasi Strategis Acwa Power Dalam Proyek PLTS Terapung Saguling 2025 Pajri, Holil; Hidayat, Sandi; Mulyadi, Dedi; Agni, Cep; Budiman, Budiman; Rizki, Diah Pitaloka
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/20hgm784

Abstract

Transisi energi global telah menggeser fokus diplomasi internasional dari sekadar pengamanan jalur pasokan fosil menuju penguasaan teknologi hijau dan likuiditas modal berkelanjutan. Penelitian ini menganalisis dinamika diplomasi energi bilateral Indonesia-Arab Saudi melalui studi kasus PLTS Terapung Saguling (92 MWp). Dengan menggunakan metode kualitatif-deskriptif dan kerangka teoretis Energy Statecraft serta Hedging Strategy, penelitian ini berargumen bahwa proyek ini bukan sekadar instalasi infrastruktur, melainkan instrumen "Green Hedging" bagi Indonesia untuk menjaga otonomi strategis di tengah polarisasi pendanaan antara blok Barat (G7-JETP) dan dominasi teknologi China. Bagi Arab Saudi, proyek ini merupakan manifestasi Saudi Vision 2030 dalam memitigasi risiko stranded assets di era pasca-minyak. Temuan menunjukkan bahwa kolaborasi ini menciptakan paradigma baru dalam Kerja Sama Selatan-Selatan yang berbasis pada transfer teknologi tinggi, solidaritas identitas, dan stabilitas geopolitik di kawasan ASEAN.  
Analisis Strategi Oli Hyundai Dalam Mengatasi Resistensi Kultural Di Republik Ceko Dan Slovakia Tahun 2023 Pajri, Holil; Hidayat, Hidayat; Mulyadi, Sandi Dedi; Agni, Cep Agni4,p; Budiman, Budiman; Afifah, Septianis
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/d4c4c989

Abstract

Penelitian ini menguji dinamika ekspansi multinasional Hyundai Motor Group (HMG) ke pasar otomotif Eropa Timur pada tahun 2023, menggunakan lensa Dunning’s Eclectic Paradigm (OLI Framework) yang diperluas dengan analisis resistensi kultural. Meskipun kerangka OLI secara efektif menjelaskan insentif dasar bagi Investasi Luar Negeri Langsung (FDI), studi ini berargumen bahwa efektivitas penerjemahan Keunggulan OLI tersebut sangat bergantung pada interaksi dengan preferensi dan resistensi kultural lokal. Secara metodologis, penelitian ini mengadopsi pendekatan studi kasus tunggal kualitatif-deskriptif dengan fokus pada operasi HMG di Republik Ceko dan Slovakia, didukung oleh analisis data penjualan, laporan industri, dan studi persepsi konsumen sepanjang tahun 2023. Temuan utama menunjukkan bahwa Keunggulan Kepemilikan (O) HMG – khususnya dalam teknologi EV dan value proposition – awalnya menghadapi skeptisisme merek. Resistensi ini secara signifikan dimoderasi oleh Fenomena 'K-Auto' yang merupakan spillover dari Korean Wave. Peningkatan soft power Korea Selatan mengubah persepsi konsumen, mentransformasikan merek HMG menjadi simbol desain modern dan inovasi global. Kesimpulannya, studi ini memperluas OLI Framework dengan menempatkan dimensi kultural sebagai variabel penting dalam Keunggulan Lokasi (L) yang harus diinternalisasi (I) agar FDI dapat berhasil.    
Kerjasama Sister City Kota Bandung Dengan Petaling Jaya Dalam Penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Tahun 2023 Pajri, Holil; Apriliani, Diah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5688

Abstract

Penelitian ini menganalisis kerja sama Sister City antara Kota Bandung dan Kota Petaling Jaya dalam penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada tahun 2023. Dalam konteks globalisasi dan desentralisasi, paradiplomasi melalui kerja sama antar kota menjadi instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk memahami secara mendalam bentuk dan dinamika kerja sama antar pemerintah daerah serta implikasinya terhadap pengembangan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk pejabat pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan asosiasi bisnis, serta didukung oleh analisis dokumen kerja sama dan observasi terhadap implementasi program di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama Sister City berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui program pelatihan kewirausahaan, promosi produk bersama dalam pameran internasional, serta pertukaran pengetahuan terkait teknologi dan inovasi bisnis. Praktik paradiplomasi ini turut memperkuat jejaring bisnis antar pelaku usaha di kedua kota sehingga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan daya saing produk lokal di tingkat regional dan membuka akses pasar yang lebih luas. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan struktural, seperti perbedaan regulasi perdagangan, keterbatasan akses pembiayaan, serta hambatan bahasa dan budaya bisnis, yang masih menjadi kendala dalam optimalisasi kerja sama. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa paradiplomasi melalui skema Sister City dapat menjadi strategi yang efektif dan berkelanjutan dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal berbasis UMKM, dengan catatan perlunya penguatan koordinasi dan harmonisasi kebijakan antar kedua kota.