Putra, Muhammad Hendra Ridanny
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Literasi Kesehatan Kardiovaskular melalui Penyuluhan dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar di Yayasan Santri Peduli Negeri, Bekasi, Jawa Barat Busro, Pribadi Wiranda; Wardoyo, Suprayitno; Mety, Susan Hendriarini; Putra, Muhammad Hendra Ridanny; Satriadinatha, Gede Bagus Yoga; Sitanggang, Johan Samuel
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2336

Abstract

Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko dan tindakan kegawatdaruratan menjadi tantangan besar dalam upaya pencegahan dan penanganan dini. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Yayasan Santri Peduli Negeri, Bekasi, tim Departemen Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular FKUI berupaya menumbuhkan literasi kesehatan jantung serta keterampilan dasar penyelamatan nyawa melalui penyuluhan dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Kegiatan yang diikuti oleh 52 peserta ini berlangsung interaktif dan partisipatif. Peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai penyebab dan tanda-tanda penyakit jantung, tetapi juga berlatih langsung melakukan tindakan pertolongan pertama pada henti jantung. Setelah mengikuti sesi edukasi dan pelatihan, sebagian besar peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik, terutama dalam mengenali tanda serangan jantung dan memahami pentingnya deteksi dini. Mereka juga merasa lebih percaya diri untuk bertindak jika menemukan keadaan gawat jantung di sekitar mereka. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang dilakukan secara langsung di tengah masyarakat dapat memberikan dampak nyata. Selain meningkatkan pengetahuan, program ini menumbuhkan sikap peduli dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap masalah kesehatan jantung. Upaya seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk pemberdayaan komunitas menuju masyarakat yang lebih sadar, tanggap, dan berdaya dalam menjaga kesehatan kardiovaskular.