Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko dan tindakan kegawatdaruratan menjadi tantangan besar dalam upaya pencegahan dan penanganan dini. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Yayasan Santri Peduli Negeri, Bekasi, tim Departemen Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular FKUI berupaya menumbuhkan literasi kesehatan jantung serta keterampilan dasar penyelamatan nyawa melalui penyuluhan dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Kegiatan yang diikuti oleh 52 peserta ini berlangsung interaktif dan partisipatif. Peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai penyebab dan tanda-tanda penyakit jantung, tetapi juga berlatih langsung melakukan tindakan pertolongan pertama pada henti jantung. Setelah mengikuti sesi edukasi dan pelatihan, sebagian besar peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik, terutama dalam mengenali tanda serangan jantung dan memahami pentingnya deteksi dini. Mereka juga merasa lebih percaya diri untuk bertindak jika menemukan keadaan gawat jantung di sekitar mereka. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang dilakukan secara langsung di tengah masyarakat dapat memberikan dampak nyata. Selain meningkatkan pengetahuan, program ini menumbuhkan sikap peduli dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap masalah kesehatan jantung. Upaya seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk pemberdayaan komunitas menuju masyarakat yang lebih sadar, tanggap, dan berdaya dalam menjaga kesehatan kardiovaskular.
Copyrights © 2026