Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangkitkan Potensi Petani Muda: Penguatan Kapasitas Kelompok Tani Orbit Milenial untuk Meningkatkan Produktivitas Cabai di Kabupaten Parigi Moutong Dini Rosyada; Afrini; Nurmedika; Dizzi Evansyah
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.18179

Abstract

Petani muda yang tergabung dalam kelompok tani Orbit Milenial beranggotakan 20 petani muda yang melambangkan semangat dinamis dan progresif kaum muda. Kelompok Tani Orbit Milenial yang dibentuk oleh sekelompok pemuda yang berada di Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah. Kelompok ini merupakan pelaku usahatani cabai. Orbit Milenial memilki kendala lemahnya penyediaan sarana produksi pertanian. Berdasarkan realita tersebut Tim Pengusul Program Kemitraan Masyarakat (PKM) memiliki solusi untuk kendala tersebut dengan penguatan modal melalui penyaluran saprodi berupa bibit unggul, pupuk organik, paranet dan sensor kecil. Dukungan melalui saprodi diikuti dengan Sosialisai dan Pelatihan manajemen usahatani dengan penekanan pada peran petani sebagai pengusaha mandiri yang mampu mengolah usaha dan pelatihan terkait pembukuan kelompok tani tentang perencanaan usaha, pengelolaan aset, hingga pemasaran hasil pertanian agar menajemen poktan lebih tetata. Kata Kunci : Petani Muda, PKM, Usahatani Cabai
KOMPARASI PENAWARAN JAHE MERAH INSTAN SAAT DAN SETELAH PANDEMI COVID-19 DAN STRATEGI PENGEMBANGANNYA PADA UMKM RAJA BAWANG Mohammad Reyvaldi; Dizzi Evansyah; Ma’mur, Sitti Hardiyanti Mulaputri; Rumangkang, Olivia Esther Caroline
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 3 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/nv3qgy77

Abstract

Tahun 2020 pemerintah menetapkan Wabah Corona Virus atau Covid-19 sebagai bencana Nasional. Peningkatan penjualan produk herbal terjadi pada masa Pandemi Covid-19, dikarenakan khasiat tanaman herbal yang ada di Indonesia seperti jahe, kunyit dan kelor yang dipercaya dapat meningkatkan imunitas tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penawaran jahe merah instan saat dan setelah Pandemi Covid-19 dan mengetahui strategi pengembangan produk jahe merah instan. Hasil analisis Paired T-test mendapatkan nilai Sig sebesar 0,0013 < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan rata-rata antara penawaran jahe merah instan saat pandemi Covid-19 dengan penawaran jahe merah instan setelah Pandemi Covid-19. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa penentuan strategi pengembangan produk jahe merah isntan pada UMKM Raja Bawang dengan menggunakan strategi SO, aktivitas yang sebaiknya dilakukan oleh UMKM Raja Bawang untuk mengembangkan program usaha produk jahe merah instan adalah memasarkan produk jahe merah instan melalui e-commerce atau melalui media social, Menerapkan CPPOB (cara produksi pangan olahan yang baik) agar memudahkan dalam registrasi izin edar MD dan SNI, Menetapkan harga jual produk yang kompetitif dengan harga jual pesaing, menggunakan alat-alat produksi terbaru dan meninggalkan pengolahan produk secara manual, menambah mitra kerjasama penjualan produk, mengiklankan dengan tema baiknya meminum minuman herbal untuk menjaga kesehatan tubuh dan Mengikuti kegiatan pelatihan yang dilakukan pemerintah agar pengetahuan dan skill yang dimiliki pemilik atau pegawai tetap terjaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.