Herawadini, Fitria
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integrasi Program Apotek Hidup Dan Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja Sebagai Upaya Edukasi Kesehatan Melalui Pembuatan Jamu Di Sman 10 Mataram Herawadini, Fitria; Biaq Ria Hidayati; Baiq Giri Larasati; Baiq Endang Kurnia Ramdani; Eni Suyantri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13947

Abstract

Apotek hidup di sekolah berfungsi sebagai media edukatif untuk meningkatkan literasi kesehatan dan kepedulian ekologis siswa. Penelitian ini mendeskripsikan rancangan integrasi apotek hidup dengan kegiatan Palang Merah Remaja (PMR) di SMAN 10 Mataram serta pemanfaatan rempah sebagai bahan jamu. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, program disusun melalui analisis situasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, melibatkan anggota PMR sebagai pengelola utama dengan pendampingan mahasiswa asistensi mengajar. Rancangan program mencakup: (1) pengelolaan apotek hidup melalui penataan lahan, pemilihan tanaman obat, jadwal perawatan, dan pencatatan pertumbuhan; (2) integrasi kegiatan apotek hidup dalam Tri Bakti PMR melalui edukasi kesehatan, praktik pertolongan pertama berbasis tanaman obat, dan pembentukan karakter peduli lingkungan; serta (3) pemanfaatan rempah untuk pembuatan jamu sederhana yang higienis sebagai produk edukatif siswa. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterampilan, pengetahuan, sikap, dan keberlanjutan perawatan kebun. Integrasi ini berpotensi memperkuat literasi sains, literasi kesehatan, dan karakter peduli lingkungan, sekaligus mengangkat kearifan lokal berbasis etnosains
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Video Animasi Terhadap Kemampuan Berpikir Komputasional pada Pembelajaran Biologi Kelas XI SMA Negeri 10 Mataram Herawadini, Fitria; Setiadi, Dadi; Lestari, Tri Ayu; Handayani, Baiq Sri
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.14003

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis masalah yang didukung oleh video animasi terhadap kemampuan berpikir komputasional siswa dalam pembelajaran Biologi kelas XI di SMA Negeri 10 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental kelompok kontrol non-ekuivalen, yang melibatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Materi pembelajaran berfokus pada proses regulasi pada tumbuhan, dan intervensi dilakukan selama 4 kali pertemuan dengan alokasi 2 × 45 menit per pertemuan. Kemampuan berpikir komputasional diukur melalui instrumen pretest dan posttest berdasarkan indikator dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan berpikir algoritmik. Data dianalisis menggunakan ANCOVA dengan skor pretest sebagai kovariat. Hasil menunjukkan bahwa kelas eksperimen mencapai skor posttest yang lebih tinggi (80,40) dibandingkan kelas kontrol (60,08). Hasil ANCOVA menunjukkan pengaruh signifikan pembelajaran berbasis masalah yang didukung oleh video animasi terhadap kemampuan berpikir komputasional siswa (F (1, 48) = 101,126, p < 0,05), dengan ukuran efek yang sangat besar (Partial Eta Squared = 0,678). Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran ini dapat berfungsi sebagai strategi yang efektif bagi guru biologi dan sebagai referensi bagi pengembang kurikulum dalam mendukung keterampilan abad ke-21.
The Ethnoecology of Sasak Sade Community: Preserving Nature Identity Culture in Lombok Muslihatun, Fitri; Nabila, Elya Suci; Herawadini, Fitria; Hidayati, Baiq Ria; Kusuma, Anindita SHM
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.3004

Abstract

Sade Village is a traditional Sasak settlement that functions both as a cultural tourism destination and as a center of enduring ethnological and ecological practices. This study aims to explore the ethnological and ecological perspectives of the Sade community and to provide strategic recommendations for preserving the nature identity culture of the Sasak Sade people in support of SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) and SDG 12 (Responsible Consumption and Production) in Lombok. The research uses a qualitative ethnographic design through observation, in-depth interviews, and documentation. Informants were selected purposively, particularly adat leaders and community members knowledgeable about ecological regulations. The findings show that the community maintains ancestral rules such as prohibitions on cutting trees without permission, mandatory replanting, and the use of local materials in traditional architecture. However, tourism has introduced challenges, including increased plastic waste and declining youth interest in traditional customs. This study recommends strengthening adat institutions, providing ecological cultural education for youth, and integrating traditional values with modern sustainability strategies to safeguard Sade’s nature identity culture.