Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Prinsip dan Etika Ekonomi Syariah dalam Mewujudkan Sistem Ekonomi Berkeadilan (Kajian Kualitatif Deskriptif) Nasution, Hasbi Assiddiqi; Permana, Taufik Hadi; Rasyid, Arbanur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4937

Abstract

Perkembangan ekonomi global yang semakin kompleks menuntut hadirnya sistem ekonomi yang tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian keuntungan material, tetapi juga mampu menjunjung tinggi nilai moral, etika, dan spiritual. Dalam konteks ini, ekonomi syariah muncul sebagai alternatif sistem ekonomi yang mengintegrasikan dimensi ekonomi, etika, dan keadilan sosial berdasarkan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam prinsip-prinsip dasar ekonomi syariah, konsep etika dalam ekonomi syariah, serta urgensi penerapannya dalam menghadapi tantangan ekonomi modern yang ditandai oleh ketimpangan sosial, krisis moral, dan ketidakstabilan sistem keuangan global. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui penelaahan terhadap berbagai buku, artikel jurnal, dan sumber ilmiah yang relevan dengan kajian ekonomi syariah dan etika ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip ekonomi syariah, seperti tauhid, keadilan (‘adl), keseimbangan (tawazun), kemaslahatan (maslahah), dan kerja sama (ta’awun), memiliki peran fundamental dalam membangun sistem ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan. Selain itu, etika ekonomi syariah menekankan nilai kejujuran, tanggung jawab, transparansi, serta larangan terhadap praktik ekonomi yang merugikan, seperti riba, gharar, dan maysir. Penerapan prinsip dan etika ekonomi syariah menjadi semakin relevan di tengah tantangan ekonomi global saat ini. Dengan implementasi yang konsisten dan komprehensif, ekonomi syariah diyakini mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemaslahatan bagi umat manusia secara luas
Pendekatan Multidisipliner dalam Studi Hadis dan Relevansinya terhadap Pengembangan Ekonomi Syariah Modern Nasution, Hasbi Assiddiqi; Permana, Taufik Hadi; Nasution, Ikhwan Fadhly; Salam, Muhri; Dasopang, Nursania
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5039

Abstract

Hadis merupakan sumber hukum Islam kedua setelah Al-Qur’an yang memiliki peran strategis dalam membimbing kehidupan umat Islam, baik dalam aspek ibadah maupun muamalah. Selain berfungsi sebagai dasar normatif hukum Islam, hadis juga mengandung nilai-nilai moral, sosial, dan ekonomi yang bersifat universal dan aplikatif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kedudukan hadis dalam Islam, menjelaskan pentingnya pendekatan multidisipliner dalam studi hadis, serta menganalisis relevansi nilai-nilai hadis terhadap pengembangan ekonomi syariah modern. Penulisan artikel ini didasarkan pada kajian kepustakaan (library research) dengan analisis deskriptif-kualitatif terhadap berbagai literatur hadis, karya ilmiah, dan referensi ekonomi syariah yang relevan. Hadis selama ini sering dipahami secara tekstual melalui kajian sanad dan matan, namun perkembangan zaman dan kompleksitas persoalan ekonomi kontemporer menuntut pemahaman yang lebih kontekstual. Oleh karena itu, pendekatan multidisipliner yang melibatkan ilmu sejarah, sosiologi, ekonomi, etika, dan hukum menjadi penting untuk memperkaya pemaknaan hadis. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai hadis seperti kejujuran (ṣidq), keadilan (‘adl), amanah, larangan riba, serta pencegahan gharar memiliki relevansi yang kuat dalam praktik ekonomi syariah modern. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan etika dalam pengembangan perbankan syariah, sistem bagi hasil, pengelolaan zakat dan wakaf, serta inovasi keuangan digital berbasis syariah. Dengan demikian, pendekatan multidisipliner dalam studi hadis tidak hanya memperkuat pemahaman teoretis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam membangun sistem ekonomi syariah yang adil, beretika, dan berkelanjutan sesuai dengan nilai-nilai Islam.