Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERGESERAN DARI GERAKAN BERBASIS KULTURALISME KE GERAKAN PURITANISME Maltifal, Maltifal; Agusrianto, Agusrianto; Mursal, Mursal; Lahmi, Ahmad
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 2 (2026): Vol. 8 No. 2 Edisi 2 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i2.3683

Abstract

The culturalist and puritanical movements are two important currents in the dynamics of Islamic religious thought and practice. Culturalism emphasizes a dialogical approach between religious teachings and local socio-cultural realities, while puritanism focuses on purifying religious teachings based on normative sources deemed authentic. The shift from culturalism to puritanism is a complex phenomenon that cannot be understood through a single discipline alone. Therefore, this paper aims to analyze the basic concepts, historical background, characteristics, and socio-religious implications of this shift through a multidisciplinary approach, encompassing theological, sociological, anthropological, historical, political, and philosophical perspectives. This research employs qualitative methods with a literature review approach and descriptive-critical analysis. The results indicate that the shift from culturalism to puritanism is influenced by changes in religious understanding, social transformation, globalization, and the dynamics of authority and power within Muslim societies. This study emphasizes the importance of an integrative and contextual approach so that the dynamics of religiosity can develop moderately and constructively, avoiding tendencies toward extremism and cultural relativism.  Keywords: culturalism; puritanism; religious movements; Islam; multidisciplinary approach; contemporary Islam
Islam Sebagai Objek Studi Dan Penelitian Dari Pendekatan Keilmuan: Analisis Kerangka Konseptual, Metodologis, dan Relevansi Kontemporer Agusrianto, Agusrianto; Pilahantoni, Riko; Maltifal, Maltifal; Julhadi, Julhadi; Wahyuni, Sri
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.7629

Abstract

Studi Islam kontemporer menjadi semakin penting untuk memahami agama yang senantiasa berubah. Artikel ini mengkaji Islam sebagai subjek riset ilmiah dengan menganalisis kerangka konseptual, metodologis, dan relevansinya dengan masa kini. Pertumbuhan studi Islam di zaman modern menjadi latar belakangnya, yang kini memasukkan berbagai disiplin ilmu sosial dan humaniora untuk memahami Islam dari berbagai sisi, melampaui sekadar ajaran normatif. Penelitian ini bertujuan menjelaskan cara menerapkan ilmu pengetahuan secara komprehensif dan efektif dalam studi Islam, dengan keseimbangan antara ilmu murni dan kepekaan terhadap subjek studi yang memiliki makna spiritual dan budaya. Menggunakan metode kualitatif berbasis kajian pustaka, tulisan ini menganalisis isi literatur yang ada dan menemukan bahwa Islam dapat menjadi subjek riset ilmiah karena memiliki dua sisi: ajaran normatif (seperti wahyu dan keyakinan) dan fenomena empiris (seperti praktik hidup, budaya, dan sejarah). Pendekatan keilmuan, yang mencakup kajian sejarah, masyarakat, budaya, filsafat, dan agama, sering kali digunakan secara bersamaan dari berbagai disiplin ilmu. Kemajuan dalam metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan digital juga memfasilitasi analisis yang mendalam dan bernuansa. Temuan utama menunjukkan bahwa studi Islam sangat berguna dalam menjawab permasalahan dunia saat ini, seperti perubahan iklim, kekerasan, ketidakadilan sosial, dan isu moral. Studi ini juga berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan mempromosikan dialog antarbudaya. Oleh karena itu, studi Islam yang kritis dan terbuka sangat penting untuk membantu orang memahami Islam secara benar dan adil di zaman modern.Kata Kunci: Studi Islam, Pendekatan Keilmuan, Metodologi Penelitian, Relevansi Kontemporer, Objektivitas Ilmiah