Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integration Of Local Wisdom Values In Character Education In The Era Of Globalization Hukunala, Engel; Sandi, Nur; Kaharuddin; Azis, Fatimah
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i1.354

Abstract

In the era of globalization, the influx of foreign cultures and rapid modernization present significant challenges to the preservation of local values as part of national identity. Character education based on local wisdom serves as an essential strategy to maintain moral integrity and cultural rootedness among younger generations. This article reviews recent news reports on the role of local wisdom amid globalization and analyzes how values such as mutual cooperation, deliberation, and responsibility can be integrated into character education systems. Through literature analysis and case studies, the findings reveal that although awareness of local wisdom remains strong, its implementation in schools and communities requires synergy between teachers, educational institutions, cultural communities, and the government. The article also highlights spelling and linguistic issues found in public communication about local wisdom, reflecting the need for greater precision in narrating cultural topics.
Determinasi Dan Penguatan Toleransi Dalam Komunitas Muslim: Systematic Review Penelitian Kuantitatif Sepanjang 2015–2025 Nawir, Muhammad; Rusli; Silapa, Sarajuddin; Azis; Hukunala, Engel
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Dan Penalaran
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jpdp.v5i2.604

Abstract

Kajian sistematik ini menelaah penelitian kuantitatif tentang Islam dan toleransi yang diterbitkan antara tahun 2015–2025 dengan tujuan mengidentifikasi faktor‑faktor penentu toleransi pada komunitas Muslim, efektivitas intervensi peningkatan toleransi serta karakteristik metodologis penelitian. Pencarian dilakukan di sembilan basis data (JSTOR, Google Scholar, ProQuest, ATLA Religion Database, Index Islamicus Online, Scopus, Al‑Maktabah Al‑Shamela, Islamic Studies Online, dan Sinta) menggunakan kata kunci “Islam”, “toleransi”, “religious tolerance”, dan sinonimnya dalam bahasa Inggris maupun Indonesia. Seleksi artikel mengikuti protokol PRISMA‑P dan kriteria PICOS. Dari 1 kilasan, 30 studi primer kuantitatif memenuhi kriteria inklusi (survei, eksperimen, analisis longitudinal) dan dianalisis secara naratif serta tabulatif. Penilaian kualitas menggunakan ROBINS‑I menunjukkan sebagian besar studi memiliki risiko bias rendah hingga moderat. Studi‑studi tersebut menunjukkan bahwa toleransi dipengaruhi oleh faktor sosio‑demografis (pendidikan dan pendapatan meningkatkan toleransi[1]), orientasi religius dan sifat kepribadian[2], pengalaman multietnik[3], kerendahan hati intelektual[4] dan fleksibilitas kognitif[5], serta konteks institusi (sekolah, universitas, kota). Intervensi seperti permainan digital (OMG app) dan program pendidikan religius terbukti meningkatkan skor toleransi[6]. Survei berskala besar (Pew Research Center) menunjukkan masyarakat India menghargai penghormatan terhadap semua agama tetapi tetap memilih segregasi[7]. Temuan ini menegaskan pentingnya pendidikan progresif, penguatan moderasi beragama, serta kebijakan berbasis bukti untuk mempromosikan toleransi. Kajian ini juga mengidentifikasi kesenjangan penelitian, seperti kurangnya studi longitudinal dan data komparatif lintas negara.