Pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan nilai kebangsaan siswa sejak dini. Namun, praktik pembelajaran yang masih cenderung konvensional seringkali belum mampu mengaitkan nilai-nilai Pancasila dengan konteks kehidupan nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang terintegrasi dengan nilai Tri N (niteni, nirokke, dan nambahi) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD IT Hidayatullah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas VI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi STEM dan Tri N mampu menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, aktif, dan bermakna. Siswa tidak hanya memahami konsep nilai Pancasila secara kognitif, tetapi juga mampu mengaplikasikannya melalui kegiatan eksploratif, kolaboratif, dan kreatif. Selain itu, pendekatan ini mendorong peningkatan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta penguatan karakter siswa sesuai Profil Pelajar Pancasila. Dengan demikian, pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis STEM terintegrasi Tri N dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.Kata kunci: Pendidikan Pancasila; STEM; Tri N; pembelajaran inovatif; sekolah dasar; karakter siswa