Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung manajemen sarana dan prasarana melalui pelatihan guru di SDN Sungai Kitano 1. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan literasi digital dan kemampuan teknis sebagian guru dalam menggunakan aplikasi digital untuk administrasi sarana dan prasarana sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan kepala sekolah dan guru sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan digital yang mencakup literasi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan memberikan manfaat praktis bagi guru, terutama dalam pengelolaan dokumen, pengarsipan digital, pembuatan media pembelajaran, inventarisasi sarana dan prasarana, serta pelaporan kerusakan fasilitas secara lebih cepat dan sistematis. Namun demikian, ditemukan perbedaan kemampuan digital antar guru yang memengaruhi tingkat optimalisasi pemanfaatan teknologi, di mana sebagian guru membutuhkan pendampingan lanjutan agar penerapan teknologi dapat berjalan merata. Kendala lain yang ditemukan meliputi keterbatasan perangkat dan ketidakstabilan jaringan internet. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan guru berperan penting dalam meningkatkan efektivitas digitalisasi manajemen sarana dan prasarana sekolah. Keberlanjutan program pelatihan, penguatan infrastruktur teknologi, serta pendampingan berjenjang menjadi faktor kunci dalam memastikan transformasi digital sekolah dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Digitalization of School Management: Utilizing Technology in Teacher Training to Optimize Facilities and Infrastructure at SDN Sungai Kitano 1 Abstract This study aims to describe the use of digital technology in supporting the management of school facilities and infrastructure through teacher training at SDN Sungai Kitano 1. The study is motivated by limited digital literacy and technical skills among some teachers in using digital applications for facilities and infrastructure administration. A qualitative approach with a case study method was employed, involving the principal and teachers as research subjects. Data were collected through semi-structured interviews, participant observation, and documentation. The findings indicate that digital training, including digital literacy and the use of artificial intelligence, provides practical benefits for teachers, particularly in document management, digital archiving, learning media development, facilities and infrastructure inventory, and faster and more systematic reporting of facility damage. However, variations in teachers’ digital competencies were identified, which affected the level of technology utilization, as some teachers required continued assistance to ensure more equitable implementation. Other challenges included limited devices and unstable internet connectivity. This study concludes that teacher training plays a crucial role in enhancing the effectiveness of the digitalization of school facilities and infrastructure management. The sustainability of training programs, strengthening of technological infrastructure, and tiered mentoring are key factors in ensuring that school digital transformation can be implemented optimally and sustainably.