Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERSEPSI IBU HAMIL TERHADAP KONSUMSI DADIH SEBAGAI PANGAN PROBIOTIK TRADISIONAL: STUDI KUALITATIF Israyati, Nur; Sandy Setiawati; Irianti, Berliana
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 11 No. 2 (2023): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v11i2.4117

Abstract

Dadih merupakan susu kerbau fermentasi tradisional khas Minangkabau yang kaya bakteri asam laktat (BAL) dan berpotensi sebagai pangan probiotik lokal. Tinjauan terbaru menunjukkan bahwa dadih didominasi oleh BAL dan khamir, dengan berbagai sifat fungsional: antimikroba, hipokolesterolemik, antimutagenik, antioksidan, imunomodulator, serta penghasil γ-aminobutyric acid (GABA) dan folat. Probiotik pada kehamilan semakin banyak diteliti, dinilai relatif aman bila menggunakan strain terstandar, dan berpotensi bermanfaat bagi luaran metabolik dan imun ibu dan bayi. Namun, belum banyak kajian yang mengeksplorasi persepsi ibu hamil terhadap konsumsi dadih sebagai pangan probiotik tradisional, terutama terkait manfaat, risiko, dan keamanan. Mengeksplorasi pandangan bidan dan produsen dadih terhadap konsumsi dadih selama kehamilan. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif. Partisipan meliputi ibu hamil, bidan, dan produsen dadih di salah satu kabupaten di Sumatera Barat dengan tradisi konsumsi dadih yang kuat. Pemilihan partisipan dilakukan secara purposif dan snowball hingga tercapai saturasi data. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, diskusi kelompok terarah (FGD), dan observasi proses produksi dadih. Analisis dilakukan dengan analisis tematik menurut Braun dan Clarke. Hasil penelitian ditemukan bahwa dadih sebagai warisan budaya dan identitas lokal, persepsi manfaat dadih bagi kehamilan banyak didasarkan pada pengalaman turun-temurun, ambivalensi antara keyakinan manfaat dan kekhawatiran keamanan, terkait susu mentah dan higiene produksi dan harapan terhadap dadih “aman untuk ibu hamil” yang terstandar, higienis, dan didukung rekomendasi tenaga kesehatan. Untuk itu Diperlukan standardisasi produksi dadih dan edukasi berbasis bukti oleh tenaga kesehatan, serta penelitian lanjutan untuk mengembangkan produk dadih probiotik yang aman dan teruji bagi ibu hamil.
NARRATIVE REVIEW: POTENSI PEMBERIAN DADIH PADA IBU HAMIL Nurhapipa; Sandy Setiawati; Nur Israyati; Berliana Irianti
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4130

Abstract

Kehamilan merupakan fase kritis yang memerlukan dukungan nutrisi optimal, sementara perubahan mikrobiota dan adaptasi imun maternal dapat memengaruhi kesehatan ibu serta janin. Di Indonesia, pemanfaatan pangan fermentasi lokal sebagai sumber mikroba hidup masih terbatas dalam praktik kebidanan, meskipun berpotensi lebih terjangkau dan selaras dengan budaya konsumsi. Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi pemberian dadih, pangan fermentasi tradisional berbahan susu kerbau pada ibu hamil sebagai sumber probiotik alami. Metode penelitian menggunakan pendekatan kepustakaan dengan Narrative Literature Review (NLR). Penelusuran dilakukan pada artikel ilmiah dan sumber akademik terkini yang membahas dadih, bakteri asam laktat, pangan fermentasi, probiotik, serta kesehatan maternal. Literatur terpilih disintesis secara naratif untuk memetakan karakteristik mikrobiologis dadih, rasional mekanisme probiotik, relevansi terhadap fisiologi kehamilan, dan isu keamanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dadih umumnya didominasi bakteri asam laktat dan dapat mengandung mikroba dengan sifat yang mendukung viabilitas saat melewati saluran cerna serta interaksi sementara dengan inang. Secara konseptual, mikroba dan metabolit pangan fermentasi berpotensi berkontribusi pada stabilitas mikrobiota dan modulasi respons imun, yang relevan pada kehamilan. Temuan juga mengindikasikan bahwa riset probiotik pada kehamilan masih banyak berfokus pada suplemen komersial, sehingga dadih menawarkan peluang translasi intervensi berbasis pangan tradisional dan lokal. Namun, variasi fermentasi spontan menuntut standardisasi proses, karakterisasi strain, dan pengujian mutu untuk menjamin keamanan. Kesimpulan menegaskan bahwa dadih berpotensi menjadi alternatif intervensi nutrisi berbasis pangan lokal untuk mendukung kesehatan ibu hamil. Penelitian lanjutan diperlukan melalui studi observasional dan uji klinis untuk menilai keamanan, menentukan dosis, mengevaluasi efektivitas, serta menyusun pedoman konsumsi berbasis bukti.
Integrasi Pengukuran Laktat Dengan Pemantauan Intrapartum Untuk Deteksi Dini Persalinan Lama: Narrative Review Berliana Irianti; Nur Israyati; Sandy Setiawati
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 11 No. 2 (2023): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v11i2.4134

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas bahwa persalinan lama masih kerap terlambat terdeteksi karena penilaian kemajuan persalinan sangat bergantung pada indikator klinis yang definisinya beragam dan interpretasinya dapat berbeda antar fasilitas, sehingga berisiko memicu intervensi yang terlalu cepat atau terlalu lambat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bahwa asam laktat efektif dalam menentukan persalinan lama sebagai bentuk deteksi dini, khususnya melalui pengukuran pada air ketuban dan darah. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan Narrative Literature Review (NLR), yaitu menyusun tinjauan pustaka naratif untuk memberikan gambaran luas dan mendalam tentang topik berdasarkan penelitian yang tersedia, dengan pemilihan literatur yang bersifat fleksibel namun tetap relevan terhadap kata kunci persalinan lama, air ketuban, dan asam laktat. Data penelitian berupa temuan-temuan dari literatur yang menggambarkan variasi definisi persalinan lama, karakteristik air ketuban sebagai medium biologis dan klinis intrapartum, serta pola pelaporan laktat sebagai indikator metabolik yang dapat diukur dan dikaitkan dengan progres persalinan maupun luaran persalinan tertentu. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa asam laktat berpotensi efektif sebagai biomarker pendukung untuk menentukan persalinan lama secara lebih dini, terutama ketika diintegrasikan dengan pemantauan kemajuan persalinan, sehingga dapat memperkuat ketepatan pengambilan keputusan intrapartum secara lebih objektif dan kontekstual