Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Penyuluhan dan Pemeriksaan Antenatal Care Sebagai Upaya Deteksi Dini Tanda-Tanda Bahaya Pada Kehamilan di Praktek Mandiri Bidan Winarni, SST Karlinah, Nelly; Irianti, Berliana; Hakameri, Cecen Suci; Israyati, Nur; Febrianti , Riza; Zulianty, Amanda Putri; Padilla, Nur
Jurnal Medika: Medika Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/669pch13

Abstract

Kurangnya deteksi dini mengenali tanda-tanda bahaya kehamilan dan faktor-faktor resiko pada kehamilan dapat mengakibatkan kurangnya antisipasi yang cepat pada saat kehamilan sampai proses persalinan sehingga sangat beresiko besar terjadinya kematian ibu. Untuk itu dengan adanya penyuluhan mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang tanda-tanda bahaya kehamilan. Penyuluhan tanda-tanda bahaya kehamilan ini dilaksanakan di praktek mandiri bidan (PMB) Winarni, SST Kota Pekanbaru, yang dilaksanakan pada tanggal 10 Juni 2022. Hasil dari penyuluhan ini didapatkan meningkatnya pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya pada kehamilan
EFEKTIFITAS KOMPRES PANAS DAN DINGIN TERHADAP PENURUNAN NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF Suci Hakameri, Cecen; Irianti, Berliana; Israyati, Nur; Nurhapipa, Nurhapipa
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 2 (2025): Vol. 7 No. 2 Edisi 3 Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i2.2907

Abstract

Labor pain can affect uterine contractions through the secretion of catecholamine and cortisol levels, which increase sympathetic nervous system activity, causing changes in blood pressure, heart rate, and respiration, and ultimately affecting the duration of labor. This study aimed to evaluate the effectiveness of hot and cold compresses in reducing labor pain during the active phase of the first stage of labor at PMB Ernita Pekanbaru. The research employed a pretest-posttest method in a group of laboring mothers, measuring pain scales before and after the intervention.The results showed that the majority of labor pain levels without hot compresses (pretest) were in the category of very severe pain with a pain scale of 7–8 (73.3%). After applying hot compresses (posttest), the majority of pain levels decreased to severe pain with a pain scale of 5–6 (73.3%). Meanwhile, the majority of labor pain levels without cold compresses (pretest) were categorized as very severe pain (46.7%) and unbearable pain (46.7%) with a pain scale of 7–10. After applying cold compresses (posttest), the majority of pain levels decreased to severe pain with a pain scale of 5–6 (53.3%).Data analysis showed a significant effect of hot and cold compresses on reducing labor pain during the active phase of the first stage of labor, with a p-value of 0.000. Therefore, hot and cold compresses can be recommended as effective non-pharmacological interventions to reduce labor pain and support a more comfortable and efficient labor process.Keywords: Hot compress, cold compress, labor pain, active phase of the first stage of labor
Midwifery Students' Experiences in Learning Pelvic Anatomy and Childbirth Mechanisms: A Phenomenological Study Nelly, Nelly Karlinah; Irianti, Berliana; Maita, Liva; Sari, Ria Harnita; Israyati, Nur; Setiawati, Sandy; Ridha, Muhammad
Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology Volume 13. No. 1 January 2025
Publisher : Indonesian Socety of Obstetrics and Gynecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32771/inajog.v13i1.2557

Abstract

Objectives: To determine students' competence in pelvic anatomy and labor mechanisms through multimedia-based learning media at University Hangtuah Pekanbaru and Helvetia Health Institute Pekanbaru Methods: The design of this study is a qualitative study with a descriptive phenomenological approach using the framework standards for reporting qualitative research a synthesis of recommendations approach. The number of informants in this study was 10 people, consisting of 8 midwifery students, 2 lecturers. Recruitment of informants in this study used purposive sampling. Analysis of research data using the Collaizi's framework, namely first familiarization, identifying related statements, formulating meaning, grouping themes, developing in-depth descriptions, creating basic structures of statements and final validation. Results: The results of the analysis obtained two themes, namely the parts of the pelvic bone and the process of childbirth. Informants revealed that during the learning process they got a method of the process of childbirth so that it made it easier for students to practice in the field Conclusion: Learning methods can be accessed not only during learning but also when outside the classroom or in the field Keywords: Pelvic Anatomy, Labor Mechanism, Midwifery Curriculum, Learning Media, Multimedia
Pengujian System Usability Scale dan Mean Opinion Score pada MedPelvis: Aplikasi Pembelajaran Anatomi Panggul dan Mekanisme Persalinan Ridha, Muhammad; Harnita Sari, Ria; Irianti, Berliana; Israyati, Nur
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 5 No 6 (2025): JPTI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.841

Abstract

Pembelajaran anatomi panggul dan mekanisme persalinan bagi mahasiswa kebidanan sering kali tidak efektif karena kurangnya media pembelajaran yang interaktif dan mendukung pemahaman visual. Untuk mengatasi permasalahan ini, dikembangkan MedPelvis, sebuah aplikasi mobile berbasis multimedia menggunakan metode pengembangan Waterfall. Aplikasi ini menyajikan materi anatomi panggul dan mekanisme persalinan dalam bentuk visualisasi interaktif dan video. Evaluasi usability menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor 82 yang tergolong excellent, menunjukkan tingkat kemudahan penggunaan yang sangat baik. Sementara itu, pengujian kualitas media menggunakan Mean Opinion Score (MOS) memperoleh skor rata-rata 4,402, dengan rincian kualitas visual 4,6, kelancaran frame rate 4,13, kualitas suara 4,48, dan frekuensi buffering 4,2. Hasil ini menunjukkan bahwa MedPelvis memenuhi standar media pembelajaran berkualitas dan dapat mendukung model pembelajaran hybrid. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan media pembelajaran digital yang efektif dan berbasis kebutuhan mahasiswa kebidanan di era digital.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Intensitas Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini (4-6 Tahun) Di TK Negeri Pembina I Pekanbaru Tahun 2025 Dhuha, Santri Atyatul; Maita, Liva; Yulviana, Rina; Israyati, Nur; Andriyani, Rika
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2330

Abstract

Penggunaan gadget pada anak usia dini merupakan fenomena yang berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi, namun penggunaannya yang tidak terkendali dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan intensitas penggunaan gadget pada anak usia 4–6 tahun di TK Negeri Pembina I Pekanbaru tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan desain cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 117 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang dominan adalah pola asuh demokratis (62,4%), sedangkan intensitas penggunaan gadget terbanyak berada pada kategori rendah (47,0%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan intensitas penggunaan gadget (p = 0,000). Semakin baik pola asuh yang diterapkan, khususnya pola asuh demokratis, maka semakin rendah intensitas penggunaan gadget pada anak. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif orang tua dalam menerapkan pola asuh yang tepat dan mendampingi anak dalam penggunaan gadget secara bijak guna mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.
Penerapan Pijat Laktasi dan Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI pada Ibu Menyusui Bayi Usia 0-6 Bulan Karlinah, Nelly; Irianti, Berliana; Setiawati, Sandy; Israyati, Nur; Warlenda, Sherly Vermita
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/my0y5158

Abstract

ASI adalah nutrisi ideal bagi bayi karena mengandung zat gizi paling sesuai dengan kebutuhannya serta zat pelindung untuk melawan penyakit. Dua tahun pertama kehidupan anak sangat penting, karena nutrisi optimal pada masa ini dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian, mengurangi risiko penyakit kronis, serta mendorong perkembangan optimal. Pemberian ASI optimal pada usia 0–23 bulan berpotensi menyelamatkan lebih dari 820.000 anak balita setiap tahunnya. Posyandu merupakan wadah masyarakat untuk mendapatkan informasi kesehatan, khususnya ibu menyusui atau kegiatan yang dapat menjelaskan berbagai masalah kesehatan termasuk pencapaian ASI eksklusif. Produksi ASI dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pola makan, kontrasepsi, perawatan payudara, istirahat, frekuensi menyusui, berat lahir bayi, usia kehamilan saat melahirkan, kondisi psikologis, anatomi payudara, fisiologi tubuh, serta konsumsi rokok dan alkohol. Terapi nonfarmakologi seperti pijat oksitosin dan pijat laktasi juga dapat meningkatkan produksi ASI. Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilakukan pada 11 September 2024. Permasalahan mitra meliputi: 1) produksi ASI rendah, 2) kurangnya pengetahuan tentang pijat oksitosin dan laktasi, dan 3) ketidaktahuan cara melakukannya. Solusi yang diberikan meliputi: 1) penyuluhan tentang ASI eksklusif, dan 2) pelatihan praktik pijat laktasi dan oksitosin. Diharapkan metode ini menjadi alternatif meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui bayi usia 0–6 bulan.
EFEKTIVITAS PENERAPAN SENAM NIFAS DENGAN MEDIA VIDEO TERHADAP INVOLUSI UTERUS PADA IBU NIFAS DI PMB ROSITA KOTA PEKANBARU Yuliana, Fitri; Febrianti, Riza; Israyati, Nur; Ristica, Octa Dwienda; Marlina, Hastuti
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas menjadi fase kritis bagi ibu pascamelahirkan, dengan data nasional menunjukkan sekitar 60% kematian ibu terjadi pada periode ini. Di Provinsi Riau, tercatat 42% kematian ibu terjadi pada masa nifas. Salah satu faktor risiko utama adalah kegagalan involusi uterus yang dapat memicu perdarahan. Senam nifas menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis yang direkomendasikan untuk mempercepat proses involusi uterus, khususnya bila disertai media edukatif seperti video. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas senam nifas berbasis video terhadap involusi uterus pada ibu nifas di PMB Rosita Kota Pekanbaru tahun 2025. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pre-test control group. Sebanyak 24 responden dibagi secara merata menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi melakukan senam nifas dengan panduan video selama tujuh hari, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Pengukuran tinggi fundus uteri (TFU) dilakukan setiap hari sejak hari pertama hingga ketujuh. Hasil menunjukkan rata-rata TFU akhir pada kelompok intervensi sebesar 4,42 cm, sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 6,17 cm, dengan rata-rata penurunan TFU sebesar 1,75 cm dan nilai p = 0,000. Terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Kesimpulannya, senam nifas menggunakan media video terbukti lebih efektif dalam mempercepat penurunan tinggi fundus uteri. Media video dapat menjadi sarana edukasi yang potensial dalam perawatan ibu pada masa nifas.