Anzal Fitri, Ayu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Adaptasi Solidaritas Sosial dalam Menghadapi Dampak Urbanisasi di Griya Serua Permai, Tangerang Selatan Fatih, Muhammad Al; Anzal Fitri, Ayu; Fatih, M. Al; Amelia, Wanda; Saefudin, Arif
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 8, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v8i2.3638

Abstract

ABSTRACTUrbanization in urban areas often triggers social change and weakens community solidarity. This study aims to analyze the forms of social solidarity adaptation among the community in Griya Serua Permai, South Tangerang, in facing the impacts of urbanization. Using a qualitative approach through in-depth interviews and document studies, this study describes how migrants and locals interact and maintain social cohesion. The results show a shift in solidarity from a mechanical to an organic form, as described by Émile Durkheim, where social relationships are now based on division of labor and functional dependence. Although mutual assistance activities have declined, the value of solidarity is maintained through religious activities, group exercise, and digital communication such as WhatsApp groups. In conclusion, the community has successfully adapted the form of social solidarity to modern lifestyles, demonstrating that urbanization does not always weaken social cohesion but can encourage the formation of new contextual solidarity.Keywords: Urbanization, Solidarity, Adaptation, Social Interaction.ABSTRAKUrbanisasi di kawasan perkotaan sering memicu perubahan sosial dan melemahnya solidaritas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk adaptasi solidaritas sosial masyarakat di Griya Serua Permai, Tangerang Selatan, dalam menghadapi dampak urbanisasi. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan studi dokumen, penelitian ini menggambarkan bagaimana warga pendatang dan lokal berinteraksi serta mempertahankan kohesi sosial. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya pergeseran solidaritas dari bentuk mekanik ke organik sebagaimana dijelaskan Émile Durkheim, di mana hubungan sosial kini didasarkan pada pembagian kerja dan ketergantungan fungsional. Meskipun aktivitas gotong royong menurun, nilai solidaritas tetap terjaga melalui kegiatan keagamaan, senam bersama, dan komunikasi digital seperti grup WhatsApp. Kesimpulannya, masyarakat berhasil menyesuaikan bentuk solidaritas sosial secara adaptif dengan gaya hidup modern, menunjukkan bahwa urbanisasi tidak selalu melemahkan kohesi sosial, tetapi dapat mendorong terbentuknya solidaritas baru yang kontekstual.Kata kunci: Urbanisasi, Solidaritas, Adaptasi, Interaksi Sosial.