Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS MOTIVASI TERHADAP PEMAHAMAN LITERASI NUMERASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS RENDAH Nia Natasya; Nafisa Mar’atus Sholikhah; Siti Vantika; Husni Mufida; Aryadi Nursantoso
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6761

Abstract

Pembelajaran matematika pada siswa kelas rendah masih sering dipersepsikan sebagai mata pelajaran yang sulit, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi belajar dan pemahaman literasi numerasi siswa. Padahal, literasi numerasi merupakan kemampuan dasar yang sangat penting untuk membantu siswa memahami konsep matematika serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran motivasi belajar terhadap pemahaman literasi numerasi dalam pembelajaran matematika siswa kelas rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, buku referensi, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi belajar memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kemampuan literasi numerasi siswa. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi cenderung lebih aktif, tekun, dan mampu memahami serta menerapkan konsep numerasi secara kontekstual. Sebaliknya, rendahnya motivasi belajar berdampak pada lemahnya pemahaman numerasi siswa. Motivasi belajar dipengaruhi oleh faktor internal, seperti minat, perhatian, dan kemampuan diri, serta faktor eksternal, seperti dukungan orang tua, lingkungan belajar, waktu pembelajaran, dan ketersediaan sarana-prasarana. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang tepat, seperti pembelajaran kontekstual, berbasis aktivitas dan permainan edukatif, serta pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman literasi numerasi siswa kelas rendah.
ANALISIS MODEL PSI TERHADAP DISIPLIN DAN KEMANDIRIAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN PJOK Umu Salamah; Salza Sabilatul Azira; Nia Natasya; Afifah Kurniawati; Danang Isworo Wijayanto
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6948

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Personalized System of Instruction (PSI) serta pengaruhnya terhadap Sikap disiplin dan kemampuan mandiri peserta didik di jenjang sekolah dasar dalam mengikuti kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode literature review, yaitu dengan mempelajari dan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal dan buku yang membahas model PSI dan implementasinya dalam mata pelajaran PJOK di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model PSI mampu mendorong berkembangnya sikap disiplin serta kemampuan belajar mandiri pada peserta didik. Melalui pembelajaran berbasis modul dan kemajuan belajar yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa, model PSI melatih siswa untuk mengatur waktu belajar, mematuhi tahapan pembelajaran, serta bertanggung jawab terhadap tugas dan kemajuan belajarnya. Selain itu, penerapan model PSI juga mendorong siswa untuk lebih mandiri, percaya diri, dan aktif dalam mengikuti aktivitas PJOK tanpa ketergantungan berlebihan pada guru. Keberhasilan penggunaan model PSI ditentukan oleh kondisi dari dalam diri peserta didik, seperti dorongan belajar, ketertarikan, dan kemampuan yang dimiliki, serta dukungan dari luar, termasuk kesiapan dan profesionalitas guru dalam pelaksanaannya, kualitas bahan ajar, sarana dan prasarana, serta pengelolaan waktu pembelajaran. Oleh karena itu, model PSI layak dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan pendekatan pembelajaran yang efektif dalam menumbuhkan sikap disiplin dan kemandirian peserta didik sekolah dasar pada mata pelajaran PJOK.