Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POTENSI ANTIPIRETIK DAN ANALGETIK EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L. forma typica) Ariani, Novia; Yolanda, Irina; Dhea Misrina Salsabila; Dwi Rizki Febrianti; Pra Panca Bayu Chandra
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jifi.v8i2.2892

Abstract

Nyeri merupakan gejala yang menunjukkan adanya gangguan dalam tubuh, sedangkan demam (febris) adalah kondisi yang sering dialami masyarakat dan memerlukan penanganan untuk menurunkan suhu tubuh melalui pemberian antipiretik. Kulit buah pisang kepok (Musa paradisiaca L. forma typica) mengandung senyawa metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi memiliki aktivitas sebagai analgetik dan antipiretik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya analgetik dan antipiretik dari ekstrak etanol kulit buah pisang kepok. Penelitian ini adalah eksperimental yang menggunakan hewan uji mencit jantan yang terdiri dari kelompok kontrol negatif Na-CMC 0,5%, kelompok kontrol positif asam mefenamat sebagai analgetika dan parasetamol sebagai aintipiretika, kelompok ekstrak dosis 1 (500 mg/kgBB), dosis 2 (1000 mg/kgBB) dan dosis 3 (1500 mg/kgBB). Induksi nyeri menggunakan asam asetat 1% sedangkan induksi demam menggunakan pepton 5% Pengamatan dilakukan setiap 30 menit selama 120 menit. Hasil didapatkan daya analgetik dari ekstrak kulit buah pisang kepok secara urutan dosis yaitu 67,54%,  69,18% dan 69,57% sedangkan daya antipretika yaitu 0,52%, 0,82% dan 0,83%.