Maulana, Fitriyani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Terapi Komplementer SICRING terhadap Kualitas Tidur pada Pasien dengan Insomnia Ringan hingga Sedang di Wilayah Kerja Puskesmas Arcamanik Sulistiyawati, Arie; Hartiningsih, Siti Sugih; Pratama, Oktarian; Maulana, Fitriyani; Apriliana, Zahra
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2025): Vol : 4 No : 2 : Periode Juli 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v4i2.7537

Abstract

Gangguan insomnia merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat menurunkan kualitas hidup, meningkatkan kelelahan, dan memengaruhi fungsi kognitif seseorang. Berbagai pendekatan komplementer mulai digunakan dalam pelayanan kesehatan primer untuk membantu meningkatkan kualitas tidur, salah satunya adalah terapi spiritual coherence healing (SICRING) yang mengintegrasikan teknik olah napas, olah tubuh, healing touch, dan penguatan spiritual untuk mencapai relaksasi mendalam serta keseimbangan tubuh–pikiran–jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi komplementer SICRING terhadap kualitas tidur pada pasien dengan insomnia ringan hingga sedang di wilayah kerja Puskesmas Arcamanik. Penelitian menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan pre–post test with control group. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, melibatkan responden berusia 18–60 tahun yang mengalami insomnia berdasarkan Insomnia Severity Index (ISI) kategori ringan hingga sedang. Kelompok intervensi mendapatkan terapi SICRING selama 4 sesi dalam 7 hari, yang meliputi latihan olah tubuh, pernapasan koheren, healing touch, dan relaksasi spiritual terpandu, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan edukasi sleep hygiene standar. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney, dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kualitas tidur yang signifikan pada kelompok intervensi setelah diberikan terapi SICRING (p < 0,001), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang bermakna (p > 0,05). Perbandingan antarkelompok juga menunjukkan perbedaan signifikan pada skor PSQI post-test (p < 0,001), yang berarti terapi SICRING lebih efektif dibandingkan edukasi sleep hygiene standar dalam meningkatkan kualitas tidur pada pasien dengan insomnia ringan hingga sedang. terapi komplementer SICRING terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas tidur dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi komplementer dalam pelayanan kesehatan primer, khususnya pada pasien dengan gangguan insomnia ringan hingga sedang. Integrasi terapi ini berpotensi mendukung pendekatan holistik dan promotif di Puskesmas Arcamanik