Luthfia Amalia Mulyadi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pancasila di Era Globalisasi, Tantangan, dan Relevansi sebagai Dasar Negara Luthfia Amalia Mulyadi; Renita Rudiana; Siti Nur Azizah; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14352

Abstract

Pancasila berfungsi dan tetap kuat sebagai dasar negara dalam menghadapi tantangan globalisasi, yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan bangsa kita. Indonesia melihat dua sisi globalisasi: liberalisasi ekonomi, kemajuan teknologi, dan arus informasi yang melintasi batas negara. Kedua aspek ini membawa peluang dan risiko bagi Indonesia. Di satu sisi, globalisasi memungkinkan inovasi, kemajuan digital, dan integrasi ekonomi global; namun, di sisi lain, ia juga menyebabkan ketidakadilan digital, kesenjangan sosial-ekonomi, individualisme yang lebih besar, dan penurunan semangat gotong-royong, yang menunjukkan bahwa sila Kelima belum dilaksanakan dengan baik. Selain itu, memasuki budaya negara lain dan menyebarkan ideologi yang tidak toleran melalui media digital membahayakan persatuan. Untuk menyelidiki literatur ilmiah yang berkaitan dengan Pancasila, globalisasi, dan keadilan sosial, artikel ini menggunakan pendekatan kajian pustaka deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila masih relevan sebagai filter ideologis dan kompas moral dalam menangani efek buruk globalisasi. Pancasila meminta negara menjalankan perannya sebagai negara kesejahteraan, memperkuat pemerataan pembangunan, menjaga identitas bangsa, dan memastikan bahwa kemajuan teknologi digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat. Pancasila berfungsi sebagai pedoman strategis bagi Indonesia untuk mempertahankan kebebasan dan keadilan di era global.
UNDANG-UNDANG DASAR 1945: PENGERTIAN, SIFAT, KEDUDUKAN, DAN DINAMIKA PELAKSANAANNYA Kherunnissa Azzahrah Tabroni; Naia Safira; Luthfia Amalia Mulyadi; Zaenul Slam
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.51842

Abstract

The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia (UUD NRI 1945) is the highest basic law that serves as the foundation for the administration of national and state life in Indonesia. This article comprehensively discusses the meaning of a constitution, the characteristics and position of the 1945 Constitution, the relationship between the Preamble and the body of the Constitution, the dynamics of its implementation from the independence era to the Reform era, as well as the amendment process carried out four times between 1999 and 2002. This study employs a normative legal research method using statutory and historical approaches. Data were collected through library research using various relevant primary and secondary sources. The results of the study indicate that the 1945 Constitution holds a very fundamental position as the grundnorm or basic norm of the Indonesian legal system, so any amendments to it must still consider the values that live within society. In addition, the Preamble of the 1945 Constitution contains fundamental principles that serve as the philosophical foundation for all articles in the body of the Constitution. The amendments to the Constitution have also brought significant changes to Indonesia’s constitutional system, particularly in strengthening democracy, protecting human rights, and establishing a clearer separation of powers.